IHSG Berpeluang Rebound, Pasar Tunggu Kepastian Damai AS-Iran
IHSG berpeluang rebound terbatas di tengah sentimen damai AS-Iran. Investor tetap waspada terhadap tekanan global dan pelemahan rupiah.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak variatif pada perdagangan Rabu (8/4/2026), dengan peluang penguatan terbatas setelah ditutup melemah pada sesi sebelumnya.
Pada Selasa (7/4/2026), IHSG terkoreksi 0,26% ke level 6.971. Tekanan pasar dipicu oleh aksi jual bersih investor asing yang mencapai Rp1,78 triliun, dengan saham perbankan dan komoditas menjadi kontributor utama pelemahan.
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, menilai secara teknikal IHSG berpotensi mengalami rebound dalam jangka pendek.
“IHSG berpeluang menguat menuju area 7.020 hingga 7.050. Namun, jika belum mampu menembus level tersebut, indeks masih rentan terkoreksi kembali,” ujarnya dalam riset harian.
Ia menambahkan, sentimen utama yang menjadi perhatian pelaku pasar saat ini adalah perkembangan negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran, khususnya terkait stabilitas kawasan Selat Hormuz yang berdampak langsung terhadap harga energi global.
Secara teknikal, level support IHSG berada di kisaran 6.850 hingga 6.900, sementara resistance berada di rentang 7.020 sampai 7.050.
Senada, Head of Research Retail MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyebutkan bahwa IHSG masih dibayangi potensi koreksi lanjutan.
Menurutnya, indeks berisiko melemah ke area 6.745–6.849. Namun, dalam skenario optimistis, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan hingga ke kisaran 7.323–7.450.
“Perkembangan konflik geopolitik AS-Iran serta pergerakan harga minyak dunia masih menjadi faktor utama yang dicermati investor,” jelasnya.
Selain faktor eksternal, tekanan juga datang dari pelemahan nilai tukar rupiah serta kekhawatiran terhadap inflasi dan kondisi fiskal domestik. Meski demikian, Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas nilai tukar melalui optimalisasi operasi moneter.
Dari pasar global, bursa saham Amerika Serikat ditutup bervariasi. Indeks S&P 500 naik tipis 0,08%, Nasdaq Composite menguat 0,10%, sementara Dow Jones Industrial Average melemah 0,18%.
Sementara itu, pasar saham Asia-Pasifik mencatatkan kinerja positif. Indeks Nikkei 225 naik 0,03%, Kospi menguat 0,82%, dan Taiex melonjak 2,02%.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
OLAHRAGAManchester City Telan Tiga Kekalahan Beruntun, Enzo Maresca Siapkan Evaluasi Menyeluruh
Rozie Winata·Beberapa detik yang lalu -
-
INTERNASIONALPresiden Israel Tunjuk Saingan Netanyahu Bentuk Pemerintahan Baru
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NEWSDisindir Said Didu soal LSP, Habiburokhman Singgung Doktrin Perkalian Nol
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SEPAKBOLAJadwal Lengkap Super League dan Championship Indonesia Hari Ini
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
EKONOMIMenaker: Ekonomi Sirkular Buka Peluang Jutaan Lapangan Kerja Baru
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
PENDIDIKANNihayatul Wafiroh Dorong Magang Nasional Jadi Jembatan Lulusan ke Dunia Kerja
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
PERISTIWAPenembakan Massal di Krakow Polandia Tewaskan Enam Orang
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
NEWSKapolri Didesak Buka Daftar Korban Penyadapan yang Seret Mantan Petinggi Polri
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
PERISTIWATNI Temukan Black Box M-17 yang Jatuh Saat Tugas Karhutla
Herman Saleh Harahap·5 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan