Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Hutama Karya Ungkap Kondisi Tol Medan, Traffic 7800 Kendaraan Setiap Hari

Hutama Karya ungkap kondisi tol Medan yang masih sepi. Traffic 7.500 kendaraan per hari, peluang UMKM dibuka di rest area

Bagikan:
Kepala Regional Area Sumatra Bagian Utara Hutama Karya, Taufiq Hidayat, Kamis (23/4/2026) saat memaparkan tentang kondisi Jalan Tol yang ditangani Hutama Karya. (Akb/nusantaraterkini.co)
Kepala Regional Area Sumatra Bagian Utara Hutama Karya, Taufiq Hidayat, Kamis (23/4/2026) saat memaparkan tentang kondisi Jalan Tol yang ditangani Hutama Karya. (Akb/nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Kepala Regional Sumatra Bagian Utara , mengatakan kondisi terkini operasional jalan tol di wilayah Medan yang masih belum menunjukkan peningkatan signifikan dari sisi lalu lintas kendaraan.

Menurut Taufiq Hidayat, di kawasan terdapat sejumlah ruas jalan tol yang dikelola oleh Hutama Karya maupun pihak lain. Namun, tidak seluruhnya berada di bawah kendali langsungnya.

Untuk ruas yang berada dalam pengelolaannya, salah satunya memiliki panjang sekitar 47,76 kilometer dan mulai beroperasi sejak tahun 2024.

“Secara traffic masih belum terlalu ramai, berkisar antara 7.500 hingga 7.800 kendaraan per hari. Namun saat momen Lebaran, terjadi peningkatan yang cukup signifikan, terutama pada H+1,” katanya saat melakukan pertemuan dengan wartawan di Restoran Kembang, Kamis (23/4/2026).

Ia menjelaskan, sebagai ruas tol yang relatif baru, khususnya di wilayah Kisaran yang memiliki dua gerbang tol, diperlukan waktu untuk meningkatkan jumlah pengguna.

Dalam mendukung operasional, masih dikatakan , menyiapkan 164 petugas yang bekerja selama 24 jam penuh, serta didukung 23 unit kendaraan operasional untuk memastikan pelayanan berjalan optimal.

Di sisi lain, keberadaan rest area di ruas tol tersebut juga masih belum ramai dikunjungi. Saat ini, jumlah kendaraan yang singgah di rest area berkisar 500 kendaraan per hari.

“Kondisi ini memang belum seramai di wilayah Lampung atau Sumatera bagian selatan,” jelas Taufiq Hidayat.

Meski demikian, pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan aktivitas di rest area, termasuk menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah dalam memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah ().

“Kami membuka peluang bagi untuk masuk ke rest area dengan tarif sekitar 30 persen lebih murah dari tarif komersial. Harapannya, semakin banyak tenant, maka traffic juga akan meningkat,” ungkapnya.

Langkah ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna jalan tol.

(Akb/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru