Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Houthi Yaman Bersumpah akan Targetkan Kapal-Kapal AS jika Washington Serang Iran

Jika Amerika terlibat dalam serangan dan agresi terhadap Iran ... angkatan bersenjata (pasukan Houthi) akan menargetkan kapal dan kapal perang AS di..

Foto yang diabadikan di Sanaa, Yaman, pada 18 April 2025 ini menunjukkan juru bicara militer Houthi, Yahya Sarea, sedang menyampaikan pernyataan di depan massa aksi unjuk rasa yang digelar untuk memprotes serangan udara Amerika Serikat di pelabuhan bahan bakar Ras Isa, Yaman, dan sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina. (Xinhua/Mohammed Mohammed)
Foto yang diabadikan di Sanaa, Yaman, pada 18 April 2025 ini menunjukkan juru bicara militer Houthi, Yahya Sarea, sedang menyampaikan pernyataan di depan massa aksi unjuk rasa yang digelar untuk memprotes serangan udara Amerika Serikat di pelabuhan bahan bakar Ras Isa, Yaman, dan sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina. (Xinhua/Mohammed Mohammed)
A A

Nusantaraterkini.co, SANAA - Kelompok Houthi Yaman dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (21/6) mengatakan bahwa pihaknya akan menargetkan kapal-kapal Amerika Serikat (AS) jika Washington menyerang Iran.

"Jika Amerika terlibat dalam serangan dan agresi terhadap Iran ... angkatan bersenjata (pasukan Houthi) akan menargetkan kapal dan kapal perang AS di Laut Merah," kata juru bicara militer Houthi, Yahya Sarea, dalam pernyataan yang disiarkan oleh stasiun televisi kelolaan Houthi, al-Masirah TV.

"Kami mengikuti dan memantau semua pergerakan di kawasan ini ... dan kami akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan," kata Sarea, seraya menambahkan, "Kami berdiri bersama Iran ... Kami tidak akan membiarkan Amerika dan entitas kriminalnya menjalankan rencana mereka di kawasan ini."

Pada Jumat (20/6/2025), Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada media bahwa dia telah memberi Iran waktu maksimal dua pekan untuk kembali ke meja perundingan terkait program nuklirnya.

Pekan lalu, Israel memulai kampanye serangan udara terhadap fasilitas-fasilitas nuklir Iran dan jajaran pemimpin senior Iran. Serangan udara tersebut menghancurkan sejumlah infrastruktur dan menewaskan puluhan komandan militer serta ilmuwan nuklir Iran. Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan rudal dan drone ke berbagai lokasi di Israel.

Kelompok Houthi yang berbasis di Yaman, yang menguasai sebagian besar wilayah utara negara itu, telah menargetkan Israel sejak November 2023, beberapa pekan setelah pecahnya perang Israel-Hamas di Gaza, sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina. 

(fer/nusantaraterkini.co) 

Sumber: Xinhua

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait