Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Hercules yang Jatuh Terbakar Bawa 125 Penumpang, Puluhan Tewas Usai Lepas Landas

Pesawat militer Kolombia jatuh usai lepas landas, 66 tewas dari 125 penumpang. Penyebab masih diselidiki otoritas setempat.

Kobaran api dan asap hitam tebal membubung dari pesawat Hercules Angkatan Udara yang jatuh saat lepas landas di Puerto Leguizamo, Kolombia, dekat perbatasan selatan dengan Ekuador, pada 23 Maret 2026. (Foto: DANIEL ORTIZ / AFP)
Kobaran api dan asap hitam tebal membubung dari pesawat Hercules Angkatan Udara yang jatuh saat lepas landas di Puerto Leguizamo, Kolombia, dekat perbatasan selatan dengan Ekuador, pada 23 Maret 2026. (Foto: DANIEL ORTIZ / AFP)
A A

Nusantaraterkini.co, KOLOMBIA - Kecelakaan tragis menimpa Kolombia pada Senin (23/3/2026) waktu setempat. Sedikitnya 66 orang dilaporkan tewas setelah pesawat jenis sesaat setelah lepas landas dari Puerto Leguizamo.

Pesawat tersebut diketahui membawa total 125 orang, terdiri dari 114 personel militer dan 11 awak pesawat. Mereka sedang menjalankan misi menuju wilayah operasi di kawasan Amazon.

Kronologi Kejadian

Insiden terjadi hanya beberapa saat setelah pesawat mengudara. Warga sekitar mengaku mendengar suara ledakan sebelum pesawat jatuh di area hutan dan terbakar.

“Saya mendengar ledakan keras dari udara, lalu melihat pesawat terbang rendah di dekat rumah saya sebelum akhirnya jatuh,” ujar seorang saksi mata.

Lokasi jatuhnya pesawat berada di wilayah perbatasan yang berdekatan dengan Ekuador dan Peru, yang selama ini dikenal sebagai daerah dengan aktivitas militer tinggi.

Korban Tewas dan Luka

Dari total korban meninggal, sebagian besar merupakan anggota militer, termasuk tentara, personel angkatan udara, serta aparat kepolisian. Sementara itu, puluhan lainnya berhasil selamat meski mengalami luka-luka dan kini dirawat di rumah sakit setempat.

Tim penyelamat masih terus melakukan evakuasi di tengah medan yang sulit. Bandara kecil di wilayah tersebut menjadi salah satu kendala utama dalam proses penanganan korban.

Respons Pemerintah

Presiden menyebut kejadian ini sebagai tragedi besar dan menegaskan pentingnya pembaruan alat utama sistem persenjataan.

Sementara itu, Menteri Pertahanan juga menyampaikan duka mendalam dan memastikan penyebab kecelakaan masih dalam tahap investigasi.

Investigasi dan Latar Belakang

Hingga kini, otoritas belum dapat memastikan penyebab jatuhnya pesawat. Namun, wilayah tersebut diketahui tengah menjadi fokus operasi militer untuk memberantas kartel narkoba dan kelompok bersenjata.

Pesawat C-130 Hercules sendiri merupakan salah satu pesawat angkut militer andalan yang diproduksi oleh Lockheed Martin dan banyak digunakan di berbagai negara karena kemampuannya mendarat di landasan terbatas.

Insiden ini menjadi kecelakaan kedua yang melibatkan pesawat jenis serupa di kawasan Amerika Selatan dalam waktu kurang dari satu bulan.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru