Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Hendri Satrio: Analisis Politik Bukan Horoskop, Jangan Hanya Dipercaya Ketika Enak Didengar

Hendri Satrio ingatkan publik: Analisis politik berbasis data, jangan disamakan dengan ramalan horoskop

Hendri Satrio berbicara di sela-sela kegiatan podcast. (Foto: istimewa)
Hendri Satrio berbicara di sela-sela kegiatan podcast. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA — Pakar menilai bahwa analisis dan pendapat pengamat tidak seharusnya diperlakukan seperti horoskop yang hanya dipercaya ketika terasa menyenangkan.

Pria yang akrab disapa itu mengatakan, horoskop sejak awal memang tidak dirancang untuk diverifikasi, karena tidak berbasis pada data yang dapat diuji. Karena itu, menurutnya, masyarakat tidak perlu terlalu mempercayai isi horoskop.

“Kalau horoskop ya sudah dibaca saja, mau baik atau benar, tidak perlu terlalu dipercaya karena tidak ada data pasti,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Berbeda dengan horoskop, ia menegaskan, analisis pengamat lahir dari proses yang jelas, mulai dari pengumpulan data, pembacaan situasi, hingga penilaian terhadap berbagai variabel yang relevan.

Menurutnya, kualitas sebuah analisis tidak bisa semata-mata diukur dari apakah prediksinya terbukti benar di kemudian hari atau tidak. 

“Analisis pengamat itu, meskipun tidak terjadi seperti yang diperkirakan, tetap disusun berdasarkan data,” katanya.

Namun demikian, menyayangkan kecenderungan sebagian masyarakat yang merespons analisis pengamat secara selektif dan emosional. Ia menilai, publik kerap hanya menerima analisis yang sesuai dengan harapan mereka.

“Terkadang orang mendengarkan analisa pengamat seperti membaca horoskop. Kalau tidak bagus, tidak dipercaya, bahkan ditolak. Kalau sesuai, baru dianggap benar,” ujarnya.

Ia pun menekankan bahwa analisis seharusnya dijadikan bahan kajian bersama, bukan sekadar dinilai berdasarkan suka atau tidak suka. 

“Pernyataan pengamat itu sebaiknya dibaca sebagai analisa dan pendapat. Baik atau buruknya harus dikaji oleh semua pihak, termasuk pemerintah,” tegasnya.

(LS/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait