Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Harta Irvian ‘Sultan’ Kemnaker yang Disebut Beri Ducati ke Noel

Nama Irvian Bobby Mahendro Putro muncul sebagai salah satu figur kunci dalam kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikasi keselamatan

Bagikan:
OTT KPK Terhadap Wamenaker Immanuel Ebenezer dalam Kasus Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3. (Foto: istimewa)
OTT KPK Terhadap Wamenaker Immanuel Ebenezer dalam Kasus Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3. (Foto: istimewa)
A A

nusantaraterkini.co, JAKARTA – Nama muncul sebagai dalam terkait dan () di (). 

Sosok yang dijuluki “” oleh mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel ini tercatat memiliki harta miliaran rupiah dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Baca Juga : OTT Immanuel Ebenezer Cederai Semangat dan Komitmen Pemberantasan Korupsi Prabowo

Baca Juga : Prihatin atas OTT KPK ke Wamenaker, GREAT Institute: Korupsi Masih Bergentayangan

Berdasarkan laporan terakhirnya per 2 Maret 2022, total kekayaan Irvian mencapai Rp 3,9 miliar. Aset tersebut terdiri atas:

1.Tanah dan bangunan di Jakarta Selatan seluas 145 m² senilai Rp 1,27 miliar.

2.Satu unit mobil Mitsubishi Pajero dengan nilai Rp 335 juta.

3.Harta bergerak lainnya Rp 75,2 juta.

4.Surat berharga senilai Rp 2,21 miliar.

5.Harta lain-lain Rp 3,9 miliar.

Menariknya, Irvian tercatat tidak memiliki utang.

Namun, jumlah kekayaan resmi itu jauh lebih kecil dibanding dana yang diduga ia terima dari praktik pemerasan. Dari total Rp 81 miliar hasil pungutan liar dalam pengurusan sertifikat sejak 2019, Rp 69 miliar disebut mengalir ke Irvian.

Baca Juga : Terjaring OTT KPK, Begini Potret Kekayaan Wamenaker Immanuel Ebenezer

Skema pungutan liar ini dilakukan dengan menaikkan biaya penerbitan sertifikat K3 dari tarif resmi hanya Rp 275 ribu menjadi sekitar Rp 6 juta. Selisih biaya itulah yang kemudian dibagi-bagikan ke sejumlah pihak.

Dalam perkara ini, Noel yang saat itu menjabat Wamenaker diduga menerima jatah sekitar Rp 3 miliar ditambah satu unit motor Ducati dari Irvian.

Daftar Tersangka Kasus K3 :

1. – Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 (2022–2025)

2. Gerry Aditya Herwanto Putra – Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja (2022–sekarang)

3. Subhan – Subkoordinator Keselamatan Kerja Dit Bina K3 (2020–2025)

4. Anitasari Kusumawati – Subkoordinator Kemitraan dan Personel (2020–sekarang)

5. Immanuel Ebenezer Gerungan – Wamenaker RI

6. Fahrurozi – Dirjen Binwasnaker dan K3 (Maret 2025–sekarang)

7. Hery Sutanto – Direktur Bina Kelembagaan (2021–Februari 2025)

8. Sekarsari Kartika Putri – Subkoordinator

9. Supriadi – Koordinator

10. Temurila – pihak PT KEM Indonesia

11. Miki Mahfud – pihak PT KEM Indonesia

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait