GRIB Jaya Bentrok dengan Pemuda Pancasila, 12 Orang Terluka
GRIB Jaya bentrok dengan Pemuda Pancasila (PP). Akibat peristiwa itu, 12 Orang terluka.
nusantaraterkini.co, JATENG - GRIB Jaya bentrok dengan Pemuda Pancasila (PP). Akibat peristiwa itu, 12 orang terluka.
Bentrok berdarah itu terjadi di dua kawasan yang ada di Kabupaten Blora, Jawa Tengah (Jateng) pada Selasa (14/1/2025).
"Lokasi bentrok ada 2 TKP, pertama di Karangjati. Di sini ada 8 korban, kedua di Gunduran jatuh, korban ada 4 orang," kata Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Rabu (15/1/2025).
Baca Juga : Sindikat Pengedar Uang Palsu Modus Transaksi Barang Antik Ditangkap Polisi
Wayan mengatakan, situasi itu memanas sejak Senin (13/1/2024). Saat itu Ormas PP menggeruduk markas GRIB Jaya. Kedatangan PP untuk menolak kehadiran Grib di Blora.
Dalam peristiwa itu, polisi mengamankan 19 orang yang diduga terlibat bentrokan. Namun, Wawan belum menjelaskan status hukum terkait 19 orang tersebut.
"Jadi permasalahan awal, mungkin di level sesama internal terus akumulasi dari kejadian-kejadian, terakhir kejadian kemarin," kata Wawan.
Baca Juga : Pembunuh Aktor Laga Sandy Permana Ditangkap
Menurut Wawan, sejauh ini belum ditemukan penggunaan senjata tajam. Mereka menggunakan alat kayu dan batu saat bentrokan terjadi.
"Gak ada sajam, hanya kayu dan batu, yang digunakan untuk alat bentrok. Terdapat 2 kendaraan rusak dari masing-masing ormas," katanya.
Wawan menjelaskan bahwa terdapat 12 korban luka akibat bentrok. 11 korban sudah kembali ke rumah masing-masing.
Baca Juga : Dipastikan Pejabat Indonesia Enggan Jadi Pejabat di Negara Ini: Layak Diberlakukan di Indonesia
"11 korban sudah kembali ke rumah tadi malam, sisa 1 yang masih dirawat di RSU Blora kemungkinan hari ini akan dirujuk ke Rembang," katanya.
Korban tersebut merupakan warga Kabupaten Semarang.
Usai bentrok, kedua kubu ormas dipertemukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora Arief Rohman, Rabu (15/1/2025).
Ketua PP Blora, Munaji alias Mbah Mun; dan Ketua GRIB Blora, Sugianto, meneken surat perdamaian.
"Saya Mbah Mun selaku Ketua PP Kabupaten Blora, untuk kejadian kemarin kita jadikan kejadian yang pertama dan terakhir," ujar Munaji.
Sugianto pun menyambut, "Kita ciptakan Blora ini sejuk, indah, damai, siap ya Mbah Mun."
Bupati Blora, Arief Rohman, menyampaikan prihatin atas bentrok itu. "Saya mohon maaf atas kejadian kemarin, yang mana Blora ini terkenal aman kondusif," kata Arief.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMUTWali Kota Binjai Lantik Sofyan Syahputra Siregar Jadi Kadis Pendidikan, 41 Kepala Sekolah Terima SK
hendra·7 menit yang lalu -
SUMSELKabut Asap Pekat, Enam Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Terdampak
Rozie Winata·26 menit yang lalu -
KRIMINALKasus Korupsi Proyek, Kejati Sumsel Limpahkan Wabup PALI Nonaktif ke Kejari Palembang
Rozie Winata·42 menit yang lalu -
INTERNASIONALUnik! Makam Kuno Era Romawi Berbentuk Piramida Ditemukan di Mesir
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
KESEHATANWaspada! 27 Kasus Influenza A Terdeteksi di Medan dan Deliserdang
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
SUMSELPolda Sumsel dan Bhayangkari Gelar Bakti Sosial di Pulau Borang Banyuasin
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
KOTA MEDANSakit Hati Ditalak, Istri Laporkan Suaminya ke Poldasu
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOTarget Semifinal FIFA ASEAN Series, Habib Syarief Soroti Regenerasi dan Strategi Timnas
Fadli Tara·3 jam yang lalu -
SUMSELDiselimuti Asap Karhutla, Kualitas Udara Palembang Kembali Masuk Zona Merah
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NASIONALNanan Desak Investigasi Dugaan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Dibuka Transparan
Rozie Winata·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan