Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Gempa Bumi Magnitudo 6.4 Sarmi Papua, Sejumlah Fasilitas Rusak

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kondisi rumah warga terlihat rusak pascagempa bumi M6,4 di Kabupaten Sarmi, Papua, Selasa (12/8/2025). (Foto: dok BPBD Kabupaten Sarmi)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memantau dan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sarmi, Papua, pascagempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,4 yang terjadi pada Selasa (12/8/2025), pukul 15.24 WIB.

Berdasarkan data rekaman seismik, episentrum gempa berada di laut pada koordinat 1,90 Lintang Selatan (LS) dan 138,99 Bujur Timur (BT) dengan kedalaman 13 kilometer.

Gempa susulan berkekuatan M 5,1 terjadi pukul 16.43 WIB di lokasi berdekatan, dengan kedalaman 19 kilometer. Gempa tersebut dipastikan tidak berpotensi tsunami.

Baca Juga : Pantai Barat Tapteng Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 5.3

Kendati demikian, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan, guncangan kuat dirasakan selama 2–3 detik di wilayah Kabupaten Sarmi, membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah.

"BPBD Kabupaten Sarmi melaporkan lokasi terdampak berada di Distrik Pantai Timur dan Distrik Sarmi, meliputi Kampung Dabe dan Kampung Burtin," katanya dalam keterangan tertulis.

Baca Juga : BMKG Peringatkan Potensi Tsunami Kecil di Wilayah Pesisir Indonesia Pascagempa Rusia

Adapun kerugian material yang terdata sementara, papar Muhari, meliputi dua unit rumah rusak, satu fasilitas ibadah (gereja) rusak, pasar rakyat Kampung Keder rusak, satu unit jembatan rusak, dan satu unit kendaraan roda empat rusak di bagian kaca depan tertimpa reruntuhan bangunan.

"Saat ini, data terkait korban jiwa masih dalam proses pendataan," sebutnya.

Muhari mengaku, BNPB terus berkoordinasi dengan BPBD setempat dan pihak terkait di tingkat kecamatan serta desa untuk melakukan pendataan, pemantauan, dan penanganan pascagempa. Masyarakat diimbau tetap tenang dan waspada terhadap potensi gempa susulan.

Baca Juga : Gempa Bumi Tektonik Magnitudo 4.0 Guncang Kabupaten Pidie Aceh

Sebagai langkah kesiapsiagaan, masyarakat disarankan segera mencari tempat aman dan menghindari bangunan yang retak atau berpotensi roboh, memastikan jalur evakuasi di rumah, sekolah, dan tempat kerja bebas hambatan, serta menyiapkan tas siaga bencana berisi kebutuhan pokok, obat-obatan, dokumen penting dan senter.

Selain itu, warga juga diimbau untuk mematikan aliran listrik, gas, dan air jika diperlukan untuk mencegah risiko kebakaran atau kebocoran.

Sebagai penguat sistem peringatan dini, masyarakat juga dapat membuat alarm darurat dari perkakas rumah tangga seperti panci yang disusun atau ditumpuk ke atas. Jika terdapat guncangan dari aktivitas gempa bumi, maka perkakas itu akan terjatuh dan menimbulkan suara sebagai pertanda adanya bahaya.

"Masyarakat diharapkan hanya mengikuti perkembangan informasi resmi dari BMKG, BNPB, dan BPBD melalui kanal terpercaya, serta tidak terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya," pungkasnya.

(zie/Nusantaraterkini.co)