Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Minim Sumber Air, Amukan Api di Pabrik Mainan Medan Johor Berlangsung Lima Jam, Belasan KK Diungsikan

Kebakaran pabrik mainan di Medan Johor berlangsung lima jam akibat minim sumber air. Sebanyak 11 KK dievakuasi.

Kebakaran di Jalan Ladang, Gang Perdamaian, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sabtu (20/6/2026) malam.(foto: kompas.com)
Kebakaran di Jalan Ladang, Gang Perdamaian, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sabtu (20/6/2026) malam.(foto: kompas.com)
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN – Musibah kebakaran hebat melanda sebuah pabrik pembuatan mainan anak-anak di kawasan permukiman padat , Gang Perdamaian, Kelurahan , Kecamatan , . Kobaran api yang mulai mengamuk sejak Sabtu (20/6/2026) malam pukul 20.30 WIB itu terus membesar hingga menembus dini hari berikutnya.

​Meskipun lebih dari delapan armada pemadam gabungan dari Pemko Medan, Deliserdang, dan Kota Binjai telah dikerahkan, si jago merah baru bisa dijinakkan setelah petugas berjibaku selama lebih dari lima jam.

​"Tim Damkar dari Pemko Medan, Kabupaten Deliserdang dan Kota Binjai masih melakukan pemadaman," ujar , Dr Bachtiar Rivai Nasution, saat memantau langsung situasi di lokasi kejadian, Minggu (21/6/2026) dini hari, seperti dilansir dari kompas.com.

​Evakuasi Darurat di Ring Satu Kebakaran

​

Mengingat posisi pabrik yang menempel langsung dengan rumah tinggal, pihak kecamatan bergerak cepat mengosongkan area guna menghindari rambatan api ke pemukiman warga di bagian belakang pabrik.

​

"Kita sudah mendapatkan data dari kepling (kepala lingkungan) kurang lebih ada 11 KK (kepala keluarga) di bagian belakang yang terdampak. Kita juga sampaikan untuk mengungsi dan membawa barang berharganya," ucap Bachtiar menuturkan langkah daruratnya.

​Beruntung, respons cepat evakuasi ini membuahkan hasil positif di tengah situasi darurat yang mencekam.

​

"Sampai saat ini belum ada korban," tutur Bachtiar memastikan tidak adanya korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.

​Kendala Pemadaman: Nol Hidran dan Kepungan Warga

​Berdasarkan pengamatan di lapangan, proses pemadaman berjalan lambat karena armada truk pemadam terpaksa harus bolak-balik menyuplai air akibat ketiadaan fasilitas hidran mandiri di sekitar lokasi pabrik. Kondisi diperparah oleh kerumunan warga yang menyemut karena penasaran.

​

Pihak kecamatan pun sempat berulang kali meminta masyarakat menjauh agar tidak menyumbat jalur logistik tangki air pemadam. Di sisi lain, suasana haru terlihat saat warga yang terdampak mulai mengungsikan barang-barang rumah tangga seperti televisi dan pakaian ke tempat yang lebih aman.

​

Menurut kesaksian salah satu warga setempat bernama Janto (61), bangunan yang hangus tersebut merupakan tempat memproduksi mainan plastik seperti mobil-mobilan dan senjata mainan. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti munculnya titik api di area pabrik tersebut.

(Emn/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru