Update Gempa M 6,7 Sulawesi Tengah: Ratusan Warga Terdampak, Infrastruktur Rusak Berat
Gempa M 6,7 guncang Sulawesi Tengah. BNPB catat 109 warga terdampak, puluhan luka, dan kerusakan infrastruktur
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,7 yang mengguncang wilayah Provinsi Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) pukul 10.27 WIB menyebabkan sejumlah korban luka.
Selain itu, sejumlah rumah, infrastruktur dan fasilitas umum di Kota Palu serta Kabupaten Sigi, Poso, Donggala, dan Parigi Moutong mengalami kerusakan.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyampaikan, berdasarkan data sementara menunjukkan sedikitnya 45 kepala keluarga (KK) atau 109 jiwa terdampak. Selain itu, sebanyak 24 warga mengalami luka ringan dan delapan warga mengalami luka berat.
"Seluruh data tersebut masih terus diverifikasi dan diperbarui oleh petugas di lapangan," ungkapnya.
Muhari menjelaskan, Kabupaten Sigi menjadi wilayah dengan jumlah warga terdampak terbanyak, yakni sekitar 24 KK atau 69 jiwa. Di wilayah ini juga tercatat 21 warga mengalami luka ringan dan delapan warga mengalami luka berat.
Sementara itu, Kabupaten Parigi Moutong melaporkan sekitar 21 KK atau 40 jiwa terdampak. Di Kota Palu tercatat dua warga mengalami luka ringan, sedangkan Kabupaten Poso melaporkan satu warga mengalami luka dan masih dalam pendataan lebih lanjut.
"Selain menimbulkan korban dan warga terdampak, gempa juga menyebabkan kerusakan pada rumah warga serta berbagai fasilitas dan infrastruktur di sejumlah wilayah," jelasnya.
Muhari menerangkan, wilayah terdampak gempa bumi meliputi Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi, Kabupaten Parigi Moutong, dan Kabupaten Poso. Di Kabupaten Parigi Moutong, lokasi terdampak antara lain Desa Tolai di Kecamatan Torue dan Desa Boyan Tongo di Kecamatan Parigi Selatan. Sementara di Kabupaten Poso, dampak dilaporkan terjadi di Desa Tumora, Kecamatan Poso Pesisir Utara.
Pendataan sementara mencatat sedikitnya 64 unit rumah terdampak, termasuk empat unit rumah mengalami rusak ringan. Kerusakan juga terjadi pada empat fasilitas ibadah, empat fasilitas umum, dua jembatan, dua gedung perkantoran, satu tempat usaha, serta satu ruas jalan provinsi yang menghubungkan Palu–Sigi–Poso yang mengalami amblas.
"Kerusakan tersebut tersebar di beberapa wilayah dengan tingkat dampak yang berbeda-beda," ujarnya.
Di Kabupaten Sigi tercatat sekitar 44 unit rumah terdampak, satu unit rumah mengalami rusak ringan, empat fasilitas ibadah terdampak, dua gedung perkantoran terdampak, satu bangunan terdampak, serta satu jembatan mengalami kerusakan.
Di Kabupaten Poso, lima unit rumah terdampak, tiga unit rumah mengalami rusak ringan, dan satu ruas jalan provinsi mengalami kerusakan. Sementara itu, Kabupaten Parigi Moutong melaporkan sekitar 15 unit rumah terdampak.
Di Kota Palu, kerusakan dilaporkan terjadi pada Jembatan III yang mengalami keretakan, satu tempat usaha terdampak, satu fasilitas umum terdampak, dan satu bangunan hotel mengalami kerusakan yang masih dalam proses pendataan lebih lanjut. Pendataan dampak di Kabupaten Donggala masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan.
"Di tengah proses pendataan dan penanganan dampak, aktivitas gempa susulan masih terus terjadi di sekitar wilayah terdampak," tandasnya.
BMKG mencatat hingga pukul 14.00 WIB telah terjadi 55 kali aktivitas gempa susulan (aftershock) di sekitar lokasi gempa utama. Jumlah dan karakteristik gempa susulan masih terus diperbarui sesuai hasil pemantauan BMKG.
Sebagai langkah antisipasi, seluruh pasien di Rumah Sakit Anutapura Kota Palu sempat dievakuasi ke area terbuka. Saat ini, tenda darurat juga telah didirikan sebagai langkah kewaspadaan dan pasien secara bertahap kembali menempati ruang perawatan.
(zie/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
INTERNASIONALIran-AS Kembali Memanas! Dua Rudal Hantam Pulau Qeshm, Trump Akui Serangan Terbatas
hendra·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALTegur Suami Gegara Judi, Istri di Jakbar Dianiaya hingga Disundut Bara Rokok
hendra·3 jam yang lalu -
NASIONALHasto Ungkap PDIP Intensif Lobi Fraksi DPR, Dorong Tindak Lanjut Putusan MA soal Gibran
hendra·3 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALUsai Pesta Miras, Pria di Maros Tikam Keponakan hingga Kritis gegara Salah Paham soal Gaji
hendra·5 jam yang lalu -
NEWSDKPP Terima 5 Aduan soal Pencalonan Gibran, Dua Siap Masuk Tahap Persidangan
hendra·5 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALWN Malaysia Rampok Warga Batam Pakai Pisau dan Airsoft Gun, Gasak Mobil hingga Rp292 Juta
hendra·6 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPolisi Sita 1,2 Juta Pil Tramadol Ilegal, Pria Asal Aceh Ditangkap
hendra·6 jam yang lalu -
-
SUMSELGapeka 2026 Berlaku 1 Desember, KAI Palembang Imbauu Penumpang Cek Ulang Jadwal Tiket
Rozie Winata·7 jam yang lalu -
NEWSPengurus JMSI Karo Resmi Dilantik, Siap Bersinergi dengan Pemkab
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan