Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Firman Soebagyo Ingatkan Dampak Konflik AS–Israel vs Iran Terhadap Posisi Indonesia

Firman Soebagyo ingatkan dampak konflik AS–Israel vs Iran terhadap posisi politik dan ekonomi Indonesia.

Anggota DPR dari Fraksi Golkar, Firman Soebagyo, mengingatkan potensi dampak politik dan ekonomi yang dapat dihadapi Indonesia jika konflik antara Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran terus memanas, Sabtu (28/3/2026).(foto: istimewa)
Anggota DPR dari Fraksi Golkar, Firman Soebagyo, mengingatkan potensi dampak politik dan ekonomi yang dapat dihadapi Indonesia jika konflik antara Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran terus memanas, Sabtu (28/3/2026).(foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Anggota DPR dari Fraksi Golkar, , mengingatkan potensi dampak politik dan ekonomi yang dapat dihadapi Indonesia jika konflik antara dan terhadap terus memanas.

Menurut Firman, posisi Indonesia dalam percaturan global, termasuk keterlibatan dalam kerja sama internasional tertentu, dapat memengaruhi hubungan bilateral dengan sejumlah negara. Ia menilai, jika Indonesia dipersepsikan condong mendukung Amerika Serikat, maka hubungan dengan Iran berpotensi memburuk.

“Sebaliknya, hubungan Indonesia dengan bisa saja menguat, namun ada konsekuensi diplomatik yang harus diantisipasi,” ujar Firman, Sabtu (28/3/2026).

Ia menjelaskan, situasi tersebut dapat memicu tekanan politik maupun ekonomi dari , termasuk potensi sanksi atau respons negatif lainnya. Selain itu, Indonesia juga dinilai berpotensi menjadi sasaran propaganda atau reaksi dari kelompok-kelompok tertentu di dalam negeri.

Firman mengungkapkan, konflik global tersebut juga berpotensi memengaruhi stabilitas politik nasional. Ia memprediksi akan muncul gelombang protes masyarakat terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap berpihak.

“Polarisasi politik bisa terjadi, di mana sebagian kelompok mendukung Iran dan sebagian lainnya mendukung Amerika Serikat,” katanya.

Dari sisi , Firman menilai Indonesia berada pada posisi yang sensitif. Hubungan dengan Iran berpotensi merenggang, sementara kedekatan dengan Amerika Serikat bisa meningkat.

Namun demikian, ia mengingatkan adanya risiko lebih luas, termasuk kemungkinan Indonesia mengalami tekanan atau bahkan isolasi di tingkat global apabila dianggap memilih posisi yang tidak tepat dalam konflik tersebut.

Firman juga memaparkan sejumlah risiko yang perlu diwaspadai pemerintah, antara lain potensi sanksi ekonomi dari Iran atau negara sekutunya, hingga risiko keamanan dalam negeri.

Selain itu, ia menyoroti dampak ekonomi yang bisa muncul, seperti kenaikan harga minyak dunia dan terganggunya perdagangan internasional yang pada akhirnya dapat memengaruhi perekonomian nasional.

“Pemerintah harus berhati-hati dalam mengambil sikap agar tidak merugikan kepentingan nasional, baik dari sisi politik, keamanan, maupun ekonomi,” tegasnya. 

(LS/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru