Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

DPR Usul Pemerintah Bentuk Tim Investigasi Ungkap Dalang Kasus Pagar Laut di Tangerang

Arif mengaku mendukung Presiden Prabowo Subianto untuk membongkar pagar laut tersebut

Anggota Komisi IV DPR Arif Rahman. (Foto: dok DPR)
Anggota Komisi IV DPR Arif Rahman. (Foto: dok DPR)
A A

, JAKARTA - Anggota Komisi IV , Arif Rahman mengusulkan agar pemerintah membentuk untuk mencari pemilik sepanjang 30,16 km di pesisir utara Kabupaten Tangerang, Banten.

Arif mengaku mendukung Subianto untuk membongkar pagar laut tersebut. Namun, Arif juga ingin agar pemerintah mengungkap dalang atau pelaku dalam kasus tersebut.

"Setuju dan sangat mendukung langkah yang memerintahkan untuk mencabut pagar bambu laut di wilayah PIK 2 dan membentuk untuk mencari dalang dan pemilik tersebut," katanya, Sabtu (18/1/2025).

Arif berharap Presiden Prabowo melakukan evaluasi terhadap kinerja jajaran menterinya, terutama dalam kasus temuan pagar laut yang saat ini masih menjadi misteri.

Baca Juga: Polemik Pemasangan Pagar Laut, DPR Minta Prabowo Evaluasi Menteri Trenggono

Dia meyakini pagar laut dengan panjang tersebut mustahil dibangun dalam waktu singkat. Oleh karenanya, kata dia, patut diduga proyek tersebut sudah berlangsung cukup lama tanpa ada tindakan apapun dan mengabaikan laporan masyarakat.

"Terutama Menteri KKP Wahyu Sakti Trenggono yang lalai dalam tugasnya karena tidak mungkin pagar laut itu di buat seperti sulap dalam sehari semalam," kata politikus Partai NasDem itu.

Baca Juga: Pagar Laut Disebut Bukan Aksi Pencurian, Komisi II: Menteri ATR Jangan Lepas Tangan

"Jika pemagaran ini dilakukan oleh pengembang PIK 2 maka pemerintah harus dengan tegas menindak secara hukum bahkan harus juga dievaluasi sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) jika terbukti," imbuhnya.

(cw1/)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru