Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Dorong Daya Kritis Anak Muda, KPR Sumut Bahas Geopolitik Energi Timur Tengah

Kegiatan yang merupakan diskusi mingguan ke-2 KPR ini menghadirkan dua akademisi muda dari Universitas Negeri Medan (UNIMED), yakni Muhammad Hasan Izz

Diskusi publik Kesatuan Perjuangan Rakyat di Kompleks Perumahan DL Sitorus, Jalan Air Bersih, Kecamatan Medan Kota.(foto:junaidin zai/nusantaraterkini.co)
Diskusi publik Kesatuan Perjuangan Rakyat di Kompleks Perumahan DL Sitorus, Jalan Air Bersih, Kecamatan Medan Kota.(foto:junaidin zai/nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co,MEDAN – Kesatuan Perjuangan Rakyat (KPR) Sumatera Utara menggelar publik bertema Dinamika Geopolitik Energi atas Sumber Daya Timur Tengah di Kompleks Perumahan DL Sitorus, Jalan Air Bersih, Kecamatan Medan Kota, Jumat (7/11/2025).

Kegiatan yang merupakan diskusi mingguan ke-2 KPR ini menghadirkan dua akademisi muda dari Universitas Negeri Medan (UNIMED), yakni Muhammad Hasan Izzurahman sebagai pemateri utama dan Andry Anshari sebagai penanggap. Diskusi dimoderatori oleh Ahmad Sayyidulhaq Arrobbani Lubis, dari Departemen Advokasi Pimpinan Pusat Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI).

Meski sempat tertunda karena pemadaman listrik di kawasan tersebut, diskusi akhirnya dimulai sekitar pukul 20.30 WIB. Sejumlah mahasiswa, jurnalis, pengacara, serta perwakilan organisasi non-pemerintah turut hadir dan aktif dalam sesi tanya jawab.

Dalam sambutannya, Ronald Syafriansyah, Komisaris Kantor Hukum Ronald Syafriansyah & Partners (RSP) Law Office, menyebut kegiatan ini menjadi wadah penting bagi kaum muda untuk membangun kesadaran intelektual secara kolektif.

“Diskusi ini diharapkan bisa menjadi ruang bagi kita yang sibuk bekerja, agar tetap punya kesempatan membahas isu-isu progresif yang jarang disentuh,” ujar Ronald.

Moderator kemudian membuka sesi dengan pertanyaan seputar posisi strategis negara-negara Timur Tengah dalam pasokan energi dunia dan implikasinya terhadap geopolitik global.

Diskusi berjalan interaktif, membahas mulai dari ketergantungan global pada minyak Timur Tengah, dampak konflik politik terhadap stabilitas energi, hingga refleksi bagi Indonesia dalam membangun kemandirian energi.

Kegiatan ini rencananya akan terus digelar setiap pekan dengan topik berbeda. menilai diskusi semacam ini penting untuk memperkuat literasi politik dan ekonomi energi di kalangan anak muda, terutama di tengah situasi global yang terus berubah.

(Cw7/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait