Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

TKN Prabowo-Gibran Gelar Diskusi Keterwakilan Perempuan di Parlemen

Pentingnya keterwakilan perempuan di parlemen untuk mewakili kepentingan perempuan

Diskusi Keterwakilan Perempuan di Parlemen yang berlangsung di Markas TKN Fanta, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (12/1/2024). (Foto: istimewa)
Diskusi Keterwakilan Perempuan di Parlemen yang berlangsung di Markas TKN Fanta, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (12/1/2024). (Foto: istimewa)
A A

Gelar Keterwakilan di

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Kelompok Rabu Biru untuk Indonesia mengadakan Talk Show “Peran dan Keterwakilan dalam ” di Markas Tim Kampanye Nasional (TKN) Fanta (Pemilih Muda) Prabowo-Gibran, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (12/1/2024).

Tiga politisi perempuan menjadi pembicara dalam kegiatan ini, yakni Anggota Komisi X Fraksi Gerindra Himmatul Aliyah, Anggota Komisi VII Fraksi Golkar Dyah Roro Esti, dan Anggota Komisi IX Fraksi PAN Dian Istiqomah.

Satu-satunya pembicara laki-laki yakni Anggota Komisi I Fraksi Demokrat Rizki Aulia Rahman Natakusumah. dipandu Caleg DPRD Provinsi Jawa Barat dari PSI Alana Maria.

Himmatul Aliyah mengatakan, pentingnya keterwakilan perempuan di parlemen untuk mewakili kepentingan perempuan. Karena kata dia, banyak hal yang menjadi kebutuhan perempuan, namun belum tentu bisa dipahami oleh laki-laki. 

"Misalnya undang-undang tentang ketenagakerjaan yang kalau dikaitkan dengan perempuan harus ada pembelaan terhadap perempuan," ucap Himmatul.

Selain itu kata caleg DPR RI Partai Gerindra ini menyebut pentingnya perempuan ada di parlemen khususnya dalam membuat Undang-undang, agar ada keseteraan gender dalam bidang apapun.

"Kalau secara keterwakilan perempuan sangat-sangat penting. Jadi perempuan harus diwakili oleh perempuan karena supaya ada sinkronisasinya enak," kata Himmatul.

Sementara itu Dian Istiqomah berpesan kepada para perempuan yang terjun ke politik harus konstan dan konsisten. Sebab kata dia, untuk terjun di dunia politik harus membutuhkan energi dan pikiran.

"Selalu konsisten di situ dan konstan turun ke masyarakat, tidak berhenti mau jadi ataupun tidak jadi dan itu yang akan menjadikan keterwakilan perempuan di era mendatang," ucap Dian.

Dyah Roro Esti yang hadir melalui zoom menegaskan bahwa Indonesia butuh pemimpin yang mampu memberdayakan sumber daya manusianya yaitu pasangan capres-cawapres Prabowo dan Gibran.

Sebab kata Dyah Roro, Prabowo-Gibran memiliki visi yang konkret untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan dan memujudkan Indonesia Emas 2045 dengan program diantaranya yakni pemberian susu gratis.

"Ini sasarannya bukan hanya untuk anak-anak tapi juga untuk Ibu, karena SDM itu harus kita pikirkan hingga sejak di dalam kandungan, lalu kemudian bayi itu bisa lahir dengan sehat dan normal untuk kemudian berkontribusi terhadap bangsa dan negara," kata Dyah Roro.

Sementara itu Rizki Aulia Rahman Natakusumah mengatakan masih banyak di lapangan isu-isu terhadap perempuan yang harus diperjuangkan. Ia mencontohkan kasus Baiq Nuril, perempuan yang dituduh melanggar Undang-Undang ITE beberapa tahun lalu.

Karena itu kata Rizki, perempuan harus bisa terepresentasi dan harus bisa terwakili bukan hanya di parlemen, melainkan di seluruh percakapan di Indonesia. Ia juga mendorong dan menjamin adanya pendidikan yang berkualitas 12 tahun untuk semua perempuan di seluruh Indonesia.

Lebih lanjut, ia mengajak semua pihak untuk mendukung pasangan Prabowo-Gibran yang berpihak kepada perempuan.

"Ke depan kita realisasikan kemenangan Bapak Prabowo dan berpihak untuk perempuan di Indonesia," ucap Rizky.

Secara terpisah, Komandan TKN Fanta Prabowo-Gibran Arief Rosyid Hasan mengatakan pasangan Prabowo-Gibran sangat berpihak kepada perempuan. Hal itu kata dia terlihat dari keterwakilan perempuan di dalam struktur Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran.

"Pak Prabowo dan Mas Gibran sangat memiliki keberpihakan terhadap perempuan. Bahkan Pak Prabowo menempatkan orang muda dan kaum perempuan di dalam struktur tim kampanye nasional yang merupakan hal yang sangat penting," kata Arief.

Bahkan kata Wakil Direktur Milienial TKN Jokowi-Ma'ruf saat Pilpres 2019 itu, program Prabowo-Gibran juga sangat berpihak kepada perempuan.

"Di Poin ke 10, dalam 17 program prioritas yakni penguatan kesetaraan gender dan perlindungan hak perempuan, anak dan penyandang disabilitas. Jadi kita harus dukung pasangan capres-cawapres Prabowo-Gibran yang berpihak pada perempuan," kata Arief.

Untuk diketahui Rabu Biru untuk Indonesia merupakan komunitas relawan untuk memenangkan Prabowo di Pilpres 2024.

(HAM/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait