Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Dongkrak Pendapatan Daerah, Pemprov Sumut Optimalkan Kendaraan Listrik dan Gebyar Pajak

Pemprov Sumut optimalkan pendapatan lewat insentif kendaraan listrik dan program Gebyar Pajak untuk tingkatkan kepatuhan wajib pajak.

Konfrensi pers Bapenda Sumut terkait kebijakan baru terkait Pajak Kendaraan Roda Dua dan Pajak Kendaraan Listrik, di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Rabu (29/4/2026).(foto: riski aulia/nusantaraterkini.co)
Konfrensi pers Bapenda Sumut terkait kebijakan baru terkait Pajak Kendaraan Roda Dua dan Pajak Kendaraan Listrik, di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Rabu (29/4/2026).(foto: riski aulia/nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus melakukan langkah strategis dalam mengoptimalkan sektor . Di antaranya melalui optimalisasi penggunaan dan .

"Langkah konkret ini diwujudkan melalui pemberian bagi kendaraan listrik serta peluncuran program apresiasi bagi taat yang dikemas dalam Gebyar Pajak," ujar Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) , saat konfrensi pers, di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Rabu (29/4/2026).

Sutan Lubis menjelaskan, kebijakan yang diterapkan Pemprov Sumut merupakan bentuk tindak lanjut atas regulasi yang ditetapkan pemerintah pusat. Hal ini merujuk pada Surat Edaran (SE) Mendagri tanggal 22 April 2026 yang mengatur tentang kebijakan baru mengenai pemanfaatan aset negara, termasuk penyesuaian aturan di sektor .

"Saat ini, kebijakan utama yang masih berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat adalah pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor () serta Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor () secara khusus bagi pemilik kendaraan listrik," jelasnya.

Selain insentif , juga menggulirkan program sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang memiliki kesadaran tinggi dalam memenuhi kewajiban perpajakan tepat waktu. Program ini, katanya, merupakan strategi motivasi agar budaya taat pajak semakin mengakar di tengah masyarakat. Ia memastikan bahwa alokasi anggaran untuk apresiasi ini telah ditetapkan secara matang, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan akuntabel dan tepat sasaran.

Mengenai keberlanjutan dari program-program tersebut, Sutan mengungkapkan bahwa Pemprov Sumut akan terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala. Fokus utama evaluasi adalah mengukur sejauh mana efektivitas program dalam meningkatkan kepatuhan serta melihat dampak positif yang dihasilkan bagi masyarakat luas. 

"Jika terbukti memberikan kontribusi nyata dalam mendongkrak sekaligus mempermudah masyarakat, maka tidak menutup kemungkinan program ini akan terus dikembangkan ke depannya," pungkasnya.

(Cw5/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait