Dilema Pasang Laut di Tanjung Tiram: Rumah Warga Terendam, Anak-Anak Malah Asyik Bermain
Fenomena pasang laut rendam rumah di Tanjung Tiram Batubara, anak-anak justru asyik bermain air
Nusantaraterkini.co, BATUBARA – Suasana di pemukiman nelayan Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara, tampak sibuk sejak siang.
Bukan karena persiapan melaut, melainkan karena fenomena air laut pasang yang perlahan mulai menggenangi jalanan hingga masuk ke dalam rumah-rumah warga, Jumat (15/5/2026).
Kondisi pasang laut yang cukup tinggi kali ini membuat aktivitas warga sedikit terhambat. Air yang meluap dari kanal-kanal dermaga tampak tenang namun pasti merayap masuk ke celah-celah lantai papan rumah panggung milik penduduk di pinggiran pantai.
Iskandar, salah seorang warga yang rumahnya tepat berada di bibir pantai, terlihat sedang sibuk mengamankan perabotan rumah tangganya. Ia sudah hafal betul tanda-tanda air akan naik tinggi, sehingga dengan sigap ia memindahkan barang-barang ke tempat yang lebih aman.
"Kalau sudah mulai pasang besar begini, barang-barang elektronik seperti kulkas dan televisi sudah kami naikkan ke atas tumpukan batu bata atau meja. Kalau terlambat sebentar saja, bisa-bisa terendam air asin dan langsung rusak," ujar Iskandar.
Tak jauh dari situ, Nurhasanah seorang ibu rumah tangga, juga tampak sibuk menyapu air yang mulai menggenangi area dapurnya. Menurutnya, air pasang kali ini datang lebih cepat dari perkiraan biasanya.
"Baru saja selesai masak, airnya sudah masuk ke dapur. Repotnya kalau pasang begini, kita tidak bisa masak atau mencuci dengan tenang. Harus menunggu air surut dulu baru bisa bersih-bersih sisa lumpur dan sampah yang terbawa masuk," ucapnya.
Meskipun genangan air laut mulai mengepung jalanan perkampungan, anak-anak nelayan di Tanjung Tiram tampak tak kehilangan kegembiraan. Mereka justru asyik bermain air dan melompat dari atas dermaga kayu, seolah pasang laut adalah taman bermain alami bagi mereka.
Fenomena pasang laut ini memang sudah menjadi bagian dari siklus hidup masyarakat pesisir di Tanjung Tiram. Namun, warga tetap berharap adanya perbaikan drainase yang lebih baik agar ketika air laut pasang, genangan di area pemukiman bisa lebih cepat surut dan tidak meninggalkan sisa lumpur yang terlalu banyak.
(cw5/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALCekcok Biaya Anak Berujung Maut, Istri di OKI Tusuk Suami PNS hingga Tewas
Rozie Winata·33 menit yang lalu -
SUMSELBPBD Sumsel Kerahkan Helikopter Water Bombing Padamkan Karhutla Puluhan Hektare di OKI dan Muara Enim
Rozie Winata·43 menit yang lalu -
NEWS VIDEOHotel di Bali Berguguran, DPR Soroti Tiket Mahal hingga Infrastruktur
Fadli Tara·44 menit yang lalu -
KRIMINALBawa 480 Gram Sabu dari Medan ke Aceh, Penumpang Travel Ditangkap
Rozie Winata·52 menit yang lalu -
KRIMINALKasus Penganiayaan Tokoh Pers oleh Oknum Polisi Masih Berlanjut di Polres Padangsidimpuan
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
ENTERTAIMENTKartika Ong Perjalanan Hidup Dibalut jadi Lirik Lagu, Aku Bukan Yang Hilang
Akbar·1 jam yang lalu -
KOTA MEDANStrategi Pemko Medan Optimalkan PAD dan Infrastruktur dalam R-APBD Perubahan 2026
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
EKONOMIPemprov Sumut dan AS Jajaki Peluang Investasi Strategis untuk Dongkrak Perekonomian Daerah
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NASIONALDPD Dorong Menag Perkuat Toleransi dan Desak Penyelesaian Konflik Rumah Ibadah
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan