Buntut Driver Ojol Tewas Akibat Dilindas, Pengamat: Kapolri Harus Copot Kapolda dan Komandan Brimob PMJ
Pasca-insiden tewasnya driver ojol dan beberapa rekan luka-luka akibat hantaman mobil Brimob yang terjadi di kawasan Pejompongan, Jakarta membuat
nusantaraterkini.co, JAKARTA - Pasca-insiden tewasnya driver ojol dan beberapa rekan luka-luka akibat hantaman mobil Brimob yang terjadi di kawasan Pejompongan, Jakarta membuat banyak desakan dari masyarakat agar Presiden Prabowo segera mengevaluasi kinerja Kapolri Listiyo Sigit Prabowo.
Pasalnya, dimasa kepemimpinan saat ini banyak sekali kasus yang melibatkan institusi Polri terjadi.
Menanggapi hal itu, Pengamat Politik Fernando Emas menilai, Kapolda Metro Jaya dan jajaran termasuk komandan korps Brimob Polda Metro Jaya (PMJ) harus segera diganti oleh Kapolri.
Sebab, hal ini buntut dari kegagalan mereka dalam mengkoordinasikan anak buah di lapangan yang telah hilang fokus dalam tugas dan fungsinya
"Saya berharap Kapolri Listyo Sigit harus segera mencopot Kapolda Metro Jaya yang tidak bisa menjalankan tugas dan instruksi untuk menjaga situasi unjuk rasa agar berjalan dengan damai tanpa adanya korban. Termasuk segera mencopot Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya yang sudah gagal mengamankan aksi," tegas Fernando, Jumat (29/8/2025).
Ia berpandangan pasca kejadian kelam semalam sampai driver ojol tewas dan luka karena ulah oknum brimob sangat berpotensi akan ada unjuk rasa lanjutan menyikapi jatuhnya korban dari ojek online.
Selain itu kelompok masyarakat dan mahasiswa yang masih ingin menyuarakan penolakan tunjangan dan pembubaran DPR.
Kapolri Harus Tindak Anggota Brimob
Sementara itu, Anggota Komisi III DPR Abdullah menegaskan insiden tersebut tidak boleh dibiarkan tanpa pertanggungjawaban.
Ia meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo segera menindak tegas anggota Brimob yang menjadi pelaku.
“Anggota polisi yang menabrak dan melindas almarhum Affan harus bertanggung jawab. Penegakan hukum harus berjalan transparan agar keluarga korban mendapat keadilan,” ujar Abdullah.
Ia juga mengingatkan kepolisian agar mengedepankan pendekatan humanis dalam mengamankan aksi demonstrasi. Menurutnya, tindakan represif hanya akan memperburuk suasana dan melukai kepercayaan publik.
“Polisi harus melakukan pengamanan demo secara humanis dan tidak menggunakan kekerasan terhadap peserta aksi. Setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat,” tegas legislator asal Dapil Jawa Tengah VI itu.
Kapolda Metro Minta Maaf
Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Asep Edi Suheri menyampaikan duka cita atas kepergian pengemudi ojol tersebut.
Hari ini kami sangat berduka sekali kehilangan saudara kita yang mana ada kejadian tadi sore," jelas Asep.
Selain menyampaikan duka cita, Asep turut meminta maaf atas peristiwa yang terjadi. Ia mengatakan sudah bertemu dengan keluarga dari korban yang identitasnya saat ini belum diketahui.
"Saya atas nama Polda Metro menyampaikan permohonan maaf mendalam dan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum dan kebenaran saya sudah bertemu dengan keluarga almarhum, dengan bapaknya," jelas Asep
Diketahui, dalam sebuah video amatir yang beredar di media sosial, mobil rantis bertuliskan Brimob tampak melaju cepat saat warga tengah berhamburan
Mobil lapis baja itu lantas melindas seorang pengendara ojek online yang tengah berusaha lari dari kerumunan.
Peristiwa itu membuat massa yang semula bubar kembali mengerubungi mobil rantis. Meski begitu, kendaraan tersebut tetap melaju dan meninggalkan lokasi tanpa menghiraukan korban. Massa pun geram dan memukuli mobil milik Korps Brimob itu, sebagian massa bahkan mengejar mobil tersebut.
(cw1/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
RELIGIRibuan Warga Palembang Padati Tabligh Akbar dan Maulid Nabi Bersama UAS di Kambang Iwak
Rozie Winata·26 menit yang lalu -
EKONOMIIHSG Diprediksi Melemah Hari Ini, Analis Ungkap Saham yang Layak Dicermati
hendra·31 menit yang lalu -
KRIMINALPolres Padangsidimpuan Gagalkan Penyelundupan 10 Kg Ganja, Satu Pelaku Diringkus
Rozie Winata·51 menit yang lalu -
SEPAKBOLAJohn Herdman Sebut Skuad Garuda Belum Turun dengan Kekuatan Penuh
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
EKONOMIMichael Saylor Peringatkan Sistem Keuangan AS Harus Dibangun Ulang untuk Era AI
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
INTERNASIONALKlaim Miliki Kendali Penuh, Trump Tolak Usulan Bersyarat Iran Terkait Pembukaan Kembali Selat Hormuz
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NEWS VIDEOMartin Hutabarat: Perubahan UUD Penting Dipahami untuk Menentukan Arah Bernegara
Fadli Tara·9 jam yang lalu -
-
KRIMINALViral Video Dugaan Bullying Siswi SMPN 12 Pematangsiantar, Polisi Langsung Turun Tangan
hendra·10 jam yang lalu -
BADMINTONDua Ganda Putra Indonesia Tembus Semifinal Asian Games 2026, Leo/Daniel Tantang Pasangan Nomor 1 Dunia
hendra·11 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan