Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

BPBD Sumsel: 33 Bencana Terjadi Selama Periode Januari-Maret 2026

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatra Selatan (Sumsel) mencatat sebanyak 33 kejadian bencana alam yang didominasi oleh banjir melanda

BPBD bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) saat meninjau lokasi banjir di Muara Enim. (Foto: BPBD Muara Enim)
BPBD bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) saat meninjau lokasi banjir di Muara Enim. (Foto: BPBD Muara Enim)
A A

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — () () mencatat yang didominasi oleh banjir melanda sejumlah kabupaten dan kota di wilayah Sumsel selama periode 1 Januari hingga 5 Maret 2026.

Tingginya intensitas hujan mengakibatkan 17 kejadian banjir, disusul angin kencang, tanah longsor, dan banjir bandang yang merendam lebih dari 25 ribu rumah warga.

Kepala Bidang Penanganan Darurat , Sudirman menyebut jika wilayah Ogan Ilir, Muara Enim, dan OKU Selatan menjadi daerah dengan frekuensi bencana tertinggi dalam dua bulan terakhir.

"Selama periode 1 Januari hingga 5 Maret 2026 tercatat ada 33 kejadian bencana di Sumatera Selatan. Bencana yang paling dominan adalah banjir dengan 17 kejadian," ujar Sudirman, Selasa (10/3/2026).

Dampak kerusakan tidak hanya menyasar permukiman, tetapi juga fasilitas publik termasuk 17 unit sekolah, tempat ibadah, serta infrastruktur jalan sepanjang 15,33 kilometer.

Sebanyak 26.358 kepala keluarga dilaporkan terdampak, dengan ratusan jiwa terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

"Dari data yang kami himpun, total terdapat 26.358 kepala keluarga terdampak dan 604 kepala keluarga terpaksa mengungsi akibat berbagai kejadian bencana tersebut," jelasnya.

Menyikapi kondisi cuaca yang masih fluktuatif, BPBD Sumsel meminta masyarakat yang tinggal di zona merah rawan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap potensi bencana susulan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana seperti banjir, angin kencang, maupun tanah longsor. Jika terjadi kondisi darurat, segera melapor kepada pemerintah daerah atau BPBD setempat," pungkasnya. 

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru