Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Bobby Nasution Tak Menyindir Siapapun, Jubir TKD Sumut: Jangan Baper

Saya ada di lokasi acara. Saya saksi dan mendengar dengan jelas apa yang disampaikan Bang Bobby. Apa yang disampaikan Bang Bobby tidak ada maksud…

Bagikan:
Calon Presiden (Capres) nomor urut 2 Prabowo Subianto saat menyapa masyarakat di waktu kampanye beberapa waktu lalu
Calon Presiden (Capres) nomor urut 2 Prabowo Subianto saat menyapa masyarakat di waktu kampanye beberapa waktu lalu
A A

Tak Menyindir Siapapun, Jubir : Jangan Baper

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Bobby Nasution tidak menyindir siapapun, juru bicara (Jubir) TKD Sumut Ricky Prananda mengatakan jangan baper.

Ia menegaskan kepada pihak tertentu untuk tidak membawa perasaan atas apa yang disampaikan tokoh muda Indonesia asal Sumatera Utara, Bobby Nasution saat konser musik Koalisi Indonesia Maju (KIM) di Stadion Baharoeddin Siregar.

Ricky Prananda mengaku apa yang disampaikan Bobby tentang Gibran juga bangun stadion di Solo tidak bermaksud menyindir seseorang.

Sebab, sambungnya, apa yang disampaikan Bobby sesuai fakta. Di mana, beberapa pemerintah daerah sedang membangun stadion. 

nusantaraterkini.co/uploads/images/202402/image_870x_65c776862616d.jpg" alt="">

"Saya ada di lokasi acara. Saya saksi dan mendengar dengan jelas apa yang disampaikan Bang Bobby. Apa yang disampaikan Bang Bobby tidak ada maksud menyindir siapapun. Jadi, tidak usah baper apalagi nyinyir," tegasnya. 

Ricky Prananda juga mengungkapkan, Bobby hanya menjadikan sebagai umpama bahwa pembangunan stadion bertaraf internasional dilakukan hampir setiap pemerintah daerah saat ini. Selain itu, pembangunan stadion atas nama pemerintah, bukan nama pribadi. 

"Apa yang disampaikan Bang Bobby itu tidak ada salahnya. Kan memang benar, selama ada anggarannya semua bisa bangun stadion bertaraf internasional. Jadi, gak ada yang perlu disombongkan. Itukan nama pemerintah, bukan nama pribadi. Bang Bobby itu mencotohkan Mas Gibran karena ada di lokasi. Kalau ada yang lain mungkin disebut juga sama Bang Bobby," ungkapnya.

Dia menambahkan, begitu juga terkait siapa yang membangun. Seharusnya tidak terlalu dipersoalkan. Apakah melibatkan tenaga asing atau pekerja lokal. 

Menurutnya, bila ingin membangun sesuatu yang berlinsensi internasional, tidak salah melibatkan ahli dari luar. Sebab, mereka yang lebih paham bagaimana membangun agar mendapatkan sertifikasi bertaraf internasional dan pembangunan tidak menjadi sia-sia.  

"Dengan melibatkan tenaga asing, bukan berarti tidak mengakui kemampuan tenaga lokal. Seseorang itu dinyatakan visioner. Karena dia ingin hasilnya benar-benar berkualitas dan mendapatkan lisensi dari pihak terkait  dan hasilnya bisa dimanfaatkan,” tambahnya. 

Untuk itulah dirinya meminta hal ini idak terlalu dipersoalkan. Sebab, tidak ada yang disindir. 

"Jelang pencoblosan ini seharusnya tidak menimbulkan kegaduhan. Marilah sama sama kita membangun negeri. Siapa yang menang merangkul yang kalah. Siapa yang kalah cepat move on. Sebab, siapapun yang terpilih nanti  itulah yang terbaik. Jangan, belum apa apa sudah saling menyalahkan. Itulah nanti ke depannya apa yang dibuat selalu diperdebarkan. Kami di TKD Sumut tetap berjalan sesuai arahan Pak Prabowo mengedepakan kata kata yang santun dan tidak menebar kebencian," pungkasnya.

(Akb/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait