Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Bahlil Jadi Menko Hilirisasi, Mekeng Tekankan Nilai Tambah Sektor Tambang

Mekeng minta Menko Hilirisasi Bahlil genjot nilai tambah tambang, buka lapangan kerja, & kedaulatan energi

Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Marcus Mekeng. Mekeng menyoroti tugas Bahlil Lahadalia sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi untuk mendorong peningkatan nilai tambah sektor pertambangan, Sabtu (3/10/2026). (Foto: istimewa)
Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Marcus Mekeng. Mekeng menyoroti tugas Bahlil Lahadalia sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi untuk mendorong peningkatan nilai tambah sektor pertambangan, Sabtu (3/10/2026). (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Ketua Komisi XII DPR menyoroti tugas setelah dipercaya Presiden Prabowo Subianto menduduki posisi Menteri Koordinator (Menko) Hilirisasi dan .

Mekeng mengatakan, posisi tersebut memiliki peran strategis dalam mendorong kebijakan hilirisasi, khususnya terhadap sumber daya alam dan sektor pertambangan. Menurutnya, hilirisasi harus mampu memberikan nilai tambah terhadap komoditas tambang sebelum dipasarkan atau diekspor.

“Dengan diangkatnya Pak Bahlil sebagai Menko Hilirisasi dan , dia mempunyai tugas memikirkan dan membuat kebijakan terhadap program value added terhadap tambang kita,” kata Mekeng, Sabtu (3/10/2026).

Mekeng menilai kebijakan hilirisasi tidak semata-mata ditujukan untuk meningkatkan penerimaan negara. Program tersebut juga harus memberikan dampak ekonomi yang lebih luas, termasuk melalui penciptaan lapangan kerja.

“Tujuannya agar dapat mengoptimalisasi pendapatan buat negara, penciptaan lapangan pekerjaan, dan kedaulatan energi secara keseluruhan,” ujarnya.

Menurut Mekeng, penguatan hilirisasi juga perlu berjalan seiring dengan agenda transisi energi. Kebijakan tersebut diharapkan mampu memperkuat kemandirian dan kedaulatan energi nasional sekaligus meningkatkan manfaat pengelolaan sumber daya alam bagi masyarakat.

Dengan mandat barunya, Bahlil diharapkan mampu mendorong penyusunan kebijakan yang tidak hanya meningkatkan nilai tambah komoditas tambang di dalam negeri, tetapi juga memperkuat kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan sejumlah posisi menteri dan pejabat negara dalam reshuffle di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Dalam reshuffle tersebut, sejumlah pejabat baru dilantik untuk menempati posisi strategis di pemerintahan.

dilantik sebagai Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi. Selain itu, terdapat sejumlah perubahan posisi lainnya di jajaran pemerintahan.

Reshuffle tersebut menjadi bagian dari langkah Presiden Prabowo dalam melakukan penataan kabinet dan memperkuat pelaksanaan program pemerintahan.

(LS/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait