Anggota DPR Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Intimidasi yang Berujung Kematian dr Icha
DPR meminta dugaan intimidasi yang diduga berujung pada meninggalnya dr Icha diusut tuntas dan Kemenkes turun melakukan investigasi.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago, meminta dugaan meninggalnya dr Eliza Princila Utami Pakaenoni (28), atau yang akrab disapa dr Icha, akibat tekanan psikologis dan intimidasi yang diduga dilakukan oleh anggota DPRD Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), diusut secara tuntas.
Irma menegaskan, perlindungan terhadap tenaga kesehatan telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Menurutnya, tenaga kesehatan yang mengalami intimidasi atau tindakan yang menghambat pelaksanaan tugas dapat melaporkannya kepada aparat penegak hukum maupun Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).
"Sudah ada pasal yang melindungi dokter maupun sanksi bagi yang melakukan kelalaian atau malapraktik. Jika benar almarhumah meninggal karena terus diintimidasi, maka institusi patut melakukan investigasi," kata Irma, Kamis (2/7/2026).
Ia juga meminta Kementerian Kesehatan segera turun tangan untuk mengusut kasus tersebut agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.
"Saya juga menyarankan Kementerian Kesehatan ikut turun tangan agar kejadian serupa tidak terjadi lagi," ujarnya.
Peristiwa yang menjadi sorotan itu bermula saat dua anggota DPRD TTU, Norbertus Tubani dari PKB dan Therensius Lazakar dari Partai Golkar, mendatangi Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Leona terkait penanganan seorang pasien anak korban gigitan ular hijau yang merupakan keponakan Therensius. Pasien tersebut diketahui merupakan rujukan dari RSUD Kefamenanu.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kedua anggota DPRD tersebut diduga datang dalam kondisi berbau alkohol dan berbicara dengan nada tinggi kepada dr Icha yang saat itu sedang bertugas menangani pasien.
Peristiwa itu diduga menimbulkan tekanan psikologis yang berat bagi dr Icha. Ia kemudian menjalani perawatan medis sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia di rumah orang tuanya di Perumahan RSS Baumata, Kabupaten Kupang, NTT, pada Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 18.00 WITA.
(LS/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
VIRALViral, Pria Diduga Kepala SPPG di Tebingtinggi Kepergok Istri Sah Dugem Bareng Selingkuhan Berujung Pelaporan
Rozie Winata·27 menit yang lalu -
NASIONALAnggota DPR Desak Evaluasi Sistem Keselamatan Pelayaran
Herman Saleh Harahap·33 menit yang lalu -
NEWSKasus Pembunuhan Garunggang Terungkap 3 Hari, Ketua SIP 08 Sumut Apresiasi Kapolsek Kuala Syamsul Bahri dan 8 Personel
hendra·59 menit yang lalu -
KRIMINALBawa 44 Bungkus Sabu dari Aceh, Dua Pria Ditangkap di Besitang
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NASIONALTinjau API Banyuwangi, Wamenaker Minta Peserta MagangHub Asah Kompetensi
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
PERISTIWAPembangunan Tong Pengolahan Emas di Desa Simalagi Madina Telan Korban Jiwa
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SUMSELGubernur Sumsel Tinjau Penanganan Karhutla dan Kondisi Gajah di Suaka Margasatwa Padang Sugihan
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SUMUTBuddha Tzu Chi Bangun 241 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Padangsidimpuan
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOBuddha Tzu Chi Indonesia Kembali Bantu Korban Bencana, 241 Huntap di Padangsidimpuan Dibangun
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
KRIMINALMasuk Panti Rehabilitasi, Pasien Narkoba Lapor Polisi karena Ngaku Dianiaya hingga Gendang Telinga Pecah
Rozie Winata·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan