9 Bulan Pascabanjir Bandang Melanda Aceh Tamiang, Roda Perekonomian Kembali Pulih
9 Bulan Berlalu Bencana Banjir Bandang Melanda Aceh Tamiang, Roda Perekonomian Kembali Pulih
Nusantaraterkini.co, ACEH TAMIANG - Banjir bandang yang melanda Aceh Tamiang, Aceh, pada akhir November 2025 lalu, menyisakan trauma yang mendalam bagi korban yang terdampak.
Bencana banjir bandang yang saat itu datang secara tiba-tiba, mengakibatkan porak porandanya sejumlah kawasan pemukiman, pertokoan hingga gedung-gedung perkantoran dan juga fasilitas umum yang ada.
Bahkan, sejumlah kendaraan bermotor pun turut bergelimpangan dihampir seluruh ruas jalan. Tidak sedikit juga warga yang saat itu kehilangan harta benda serta rumah mereka akibat terseret derasnya arus banjir.
Kabupaten yang tadinya dipenuhi aktifitas masyarakat, mendadak berubah menjadi seperti kota mati. Saat itu, perekonomian masyarakat pun ikut lumpuh selama berbulan-bulan.
Kini, memasuki bulan kesembilan pasca terjadinya bencana banjir bandang, Aceh Taming secara perlahan mulai kembali bangkit. Perekonomian warga yang tadinya lumpuh juga mulai pulih meskipun belum sepenuhnya.
Sejumlah ruas jalan protokol mulai dipenuhi aktifitas warga, pedagang kaki lima yang tadinya sempat berhenti berjualan kini juga sudah kembali berjualan seperti biasa sebelum bencana banjir bandang terjadi.
Andika, salah seorang pedagang nasi kaki lima di kawasan Jalan Letjen Suprapto, Kecamatan Kota Kualasimpang, Aceh Tamiang, mengatakan dalam kurun waktu tiga bulan terakhir kondisi sudah jauh lebih baik dari yang sebelumnya.
"Sudah jauh lebih baik dari kemarin, untuk omset penjualan saat ini bahkan masih lebih baik dari sebelum bencana. Mungkin ini terjadi akibat banyak masyarakat yang malas masak lantaran tidak ada peralatan memasak di rumah," ujar Andika, Jumat (14/8/2026) malam.
Sementara itu, hingga saat ini pemerintah daerah Kabupaten Aceh Tamiang sendiri juga masih melakukan perbaikan sejumlah fasilitas umum yang sebelumnya sempat hancur di terjang banjir.
Salah satunya, perbaikan yang hingga saat ini masih terus dilakukan ialah fasilitas jalan umum serta beberapa gedung-gedung perkantoran yang merupakan objek penting dalam mendukung pelayanan terhadap masyarakat.
(Alf/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KOTA MEDANAparat Gabungan Razia Rutan Kabanjahe, Ratusan WBP Dites Urine
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
NEWSHendak Dipulangkan dari Arab Saudi, Warga Lhokseumawe Muhammad Iksan Hilang Kontak
hendra·4 jam yang lalu -
NEWSKPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan Terkait Proyek PUTR
hendra·5 jam yang lalu -
NEWSKetua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus Diperiksa Polda, Diduga Terkait Kasus Dhody Thahir
hendra·6 jam yang lalu -
PERISTIWAHujan Deras dan Angin Kencang Diduga Picu Banjir Bandang Solok, Rumah Warga Terdampak
hendra·7 jam yang lalu -
PERISTIWAJalur Padang-Solok Putus Total Diterjang Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang
hendra·7 jam yang lalu -
PERISTIWABanjir Bandang Terjang Pusat Pemerintahan Kabupaten Solok, Sejumlah Kantor Terendam
hendra·8 jam yang lalu -
KOTA MEDANFraksi PDIP Soroti Keterlambatan Ranperda Pajak dan Tingginya Biaya PBG Medan
hendra·8 jam yang lalu -
PENDIDIKAN5 Kepala SD Negeri di Tebingtinggi Dicopot, Diduga Terkait Dana Revitalisasi Sekolah
hendra·9 jam yang lalu -
KRIMINALGeger! Jasad Bayi Perempuan Ditemukan dalam Bungkusan Kain Merah di Tembung
hendra·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan