Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Wabah Campak Mengganas di Amerika Serikat, Sentimen Antivaksin Jadi Sorotan

Amerika Serikat mencatat 2.318 kasus campak pada 2026, menjadi wabah terbesar dalam 35 tahun. Menkes Robert F. Kennedy Jr. ikut disorot.

Amerika Serikat (AS) menghadapi lonjakan kasus campak yang disebut sebagai wabah terbesar dalam lebih dari tiga dekade terakhir. Meningkatnya penyebaran penyakit ini terjadi di tengah menurunnya kepercayaan sebagian masyarakat terhadap program vaksinasi. (Foto: AI)
Amerika Serikat (AS) menghadapi lonjakan kasus campak yang disebut sebagai wabah terbesar dalam lebih dari tiga dekade terakhir. Meningkatnya penyebaran penyakit ini terjadi di tengah menurunnya kepercayaan sebagian masyarakat terhadap program vaksinasi. (Foto: AI)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA (AS) menghadapi lonjakan kasus yang disebut sebagai wabah terbesar dalam lebih dari tiga dekade terakhir. Meningkatnya penyebaran penyakit ini terjadi di tengah menurunnya kepercayaan sebagian masyarakat terhadap program vaksinasi.

Data terbaru dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat () yang dirilis pada Jumat (24/7/2026) menunjukkan jumlah kasus campak yang terkonfirmasi sejak awal tahun telah mencapai 2.318 kasus.

Angka tersebut melampaui total kasus sepanjang 2025 yang tercatat sebanyak 2.289 kasus. Pada tahun lalu, di AS juga menyebabkan tiga kematian, termasuk dua anak-anak.

merupakan penyakit yang sangat mudah menular melalui percikan saluran pernapasan. Penderitanya umumnya mengalami demam, batuk, pilek, mata merah, hingga muncul ruam di seluruh tubuh. Dalam kondisi tertentu, infeksi ini dapat memicu komplikasi berat seperti pneumonia dan radang otak yang berisiko menyebabkan kecacatan permanen bahkan kematian.

Amerika Serikat sebenarnya pernah dinyatakan berhasil mengeliminasi campak pada tahun 2000 berkat tingginya cakupan . Namun, dalam beberapa tahun terakhir penyakit tersebut kembali meningkat seiring menurunnya tingkat vaksinasi dan berkembangnya keraguan masyarakat terhadap keamanan .

Menteri Kesehatan AS, Robert F. Kennedy Jr., ikut menjadi sorotan dalam situasi ini. Ia menuai kritik karena dinilai kerap menyampaikan pandangan yang memicu sentimen anti- sehingga memperbesar keraguan publik terhadap program .

Lonjakan kasus campak kali ini menjadi yang terbesar sejak 1991, ketika AS mencatat sebanyak 9.643 kasus. Setelah program vaksin campak dua dosis diterapkan secara luas, jumlah infeksi sempat turun drastis dan penyakit tersebut berhasil dikendalikan.

Sebelum vaksin campak diperkenalkan pada awal 1960-an, penyakit ini menjadi salah satu penyebab utama kematian anak di . Hingga kini, campak masih menjadi ancaman kesehatan global dan setiap tahun menyebabkan puluhan ribu kematian di berbagai negara, terutama di wilayah dengan cakupan imunisasi yang rendah.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru