Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Usung Kolaborasi untuk Pengusaha Naik Kelas, Anthony Leong Resmi Daftar Caketum HIPMI

Anthony Leong resmi daftar Caketum HIPMI, usung kolaborasi pengusaha naik kelas.

Pengusaha muda yang saat ini juga sebagai Ketua Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Anthony Leong, resmi mengambil formulir pendaftaran calon Ketua Umum BPP HIPMI.(foto: istimewa)
Pengusaha muda yang saat ini juga sebagai Ketua Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Anthony Leong, resmi mengambil formulir pendaftaran calon Ketua Umum BPP HIPMI.(foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA- yang saat ini juga sebagai Ketua Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (), , resmi mengambil formulir pendaftaran calon Ketua Umum BPP HIPMI. Anthony Leong mengusung misi kolaborasi pengusaha untuk naik kelas.

" harus tampil sebagai wadah yang mampu mengintegrasikan semangat kolektivitas dalam membangun ekonomi. Hal ini penting mengingat struktur ekonomi Indonesia yang masih menghadapi berbagai tantangan mendasar," ujar Anthony usai mengembalikan formulir di Sekretariat BPP HIPMI, belum lama ini.

Untuk itu, akan mendorong akses dan kolaborasi antar pengusahq muda, khususnya dari sektor usaha kecil dan menengah, yanh memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Sebab, katq dia, masih terdapat kesenjangan akses yang cukup signifikan di berbagai aspek.

“Kita memiliki jutaan pelaku usaha, tetapi tidak semuanya memiliki akses yang sama untuk berkembang. Di sinilah HIPMI harus hadir, membuka akses, memperkuat kolaborasi, dan memastikan lebih banyak pengusaha bisa naik kelas,” jelasnya.

Bagi Anthony, pendaftaran ini menjadi bagian penting dalam tahapan menuju Musyawarah Nasional (Munas) XVIII HIPMI yang dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang. Anthony memanfaatkan momentum ini untuk menyampaikan gagasan awalnya terkait penguatan peran HIPMI dalam mendorong pertumbuhan . Ia menekankan pentingnya keselarasan dengan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.

“Bagi saya, HIPMI bukan sekadar organisasi, tetapi harus menjadi bagian dari implementasi Pasal 33 UUD 1945, di mana ekonomi dibangun sebagai usaha bersama untuk kemakmuran rakyat,” lanjutnya.

Menurutnya, tantangan seperti akses pasar, pembiayaan, serta jaringan bisnis menjadi hambatan utama yang harus segera diatasi. Dalam konteks ini, HIPMI diharapkan dapat berperan sebagai jembatan yang efektif bagi para .

Anthony juga menegaskan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pasal 33 UUD 1945 masih sangat relevan dalam menghadapi dinamika ekonomi saat ini. Prinsip kebersamaan dan keadilan ekonomi menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem usaha yang inklusif.

“Pasal 33 bukan sekadar teks konstitusi, tetapi arah ekonomi bangsa. HIPMI harus menjadi ruang usaha bersama, tempat pengusaha muda tidak berjalan sendiri, tetapi saling menguatkan dan tumbuh dan melaju bersama,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menekankan perlunya transformasi peran pengusaha muda agar tidak hanya berfokus pada sektor konsumsi. Menurutnya, keterlibatan di sektor strategis menjadi kunci untuk memperkuat ketahanan dan kedaulatan .

“Ke depan, pengusaha muda tidak hanya hadir di sektor konsumsi, tetapi juga harus masuk ke sektor strategis yang menentukan masa depan bangsa. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kita sebagai pelaku ekonomi,” ujarnya.

Anthony menyebut sektor energi, pangan, dan industri sebagai bidang strategis yang harus mulai digarap secara serius oleh generasi muda pengusaha. Langkah ini dinilai akan memberikan dampak jangka panjang bagi pembangunan 

nasional.

Selain itu, ia juga mengajak seluruh anggota HIPMI untuk menjadikan organisasi ini sebagai kekuatan kolektif. Menurutnya, sinergi antaranggota menjadi kunci dalam menciptakan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

Anthony mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan kunjungan ke 30 provinsi di Indonesia. Kegiatan tersebut dilakukan untuk menyerap aspirasi langsung dari para pengusaha muda di berbagai daerah.

Pendekatan ini dinilai penting untuk memastikan bahwa kebijakan dan program yang akan dijalankan ke depan benar-benar mencerminkan kebutuhan riil di lapangan. Dengan demikian, HIPMI dapat menjadi organisasi yang lebih responsif dan adaptif.

“Ini bukan tentang satu orang, tetapi tentang gerakan bersama. HIPMI harus menjadi penggerak ekonomi yang membawa dampak nyata bagi pengusaha muda dan masyarakat luas. Untuk itu saya sengaja dalam beberapa bulan terakhir terus hadir menyerap apa yang menjadi aspirasi pengusaha muda kita di tanah air," pungkasnya.

(Emn/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait