Tragedi Penambangan Ilegal: Seorang Ibu Menjadi Korban Penganiayaan di Lahan Miliknya Sendiri
Seorang ibu di Pasaman dianiaya brutal oleh pekerja tambang ilegal di lahan miliknya sendiri. Kasus viral, publik desak pelaku ditangkap.
Nusantaraterkini.co, PASAMAN-Sebuah video viral di media sosial baru-baru ini menyita perhatian publik setelah menampilkan kondisi memprihatinkan seorang ibu paruh baya yang mengalami luka serius di wajahnya. Dalam unggahan tersebut, korban yang tampak mengenakan hijab hitam memperlihatkan kedua mata yang lebam hebat serta luka jahitan di bagian dahi dan bibir.
Melalui kesaksiannya, wanita yang diketahui bernama Saudah, mengungkapkan, bahwa seluruh tubuhnya terasa sakit akibat tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh sekelompok pekerja tambang.
Kejadian bermula ketika korban mendatangi lokasi penambangan yang berada di atas tanah milik pribadinya, di Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Korban menjelaskan bahwa ia sebenarnya tidak bermaksud melarang aktivitas tersebut secara absolut, namun ia meminta para penambang untuk menghentikan kegiatan mereka sementara waktu.
Menurut penuturannya, para penambang tersebut sempat berhenti beroperasi pada siang hari, namun kembali bekerja saat waktu Magrib tiba. Didorong oleh rasa tanggung jawab menjaga lahannya, korban memutuskan untuk pergi ke lokasi penambangan pada malam hari untuk memberikan teguran.
Baca Juga : Tangani 7 Kasus Tambang Ilegal di Bukit Soeharto, Polda Kaltim Tetapkan 8 Tersangka
Nahas, saat tiba di lokasi dan baru saja mengarahkan cahaya senter ke arah para pekerja, korban langsung diserang secara brutal. Ia mengaku dilempari batu dalam jumlah yang banyak oleh sekelompok orang di sana sebelum sempat mengucapkan kata-kata larangan. Hantaman batu tersebut mengenai wajah dan tubuhnya hingga ia terjatuh ke pinggir sungai. Dalam kondisi yang sangat lemah, korban bahkan mengaku sempat dibuang ke semak-semak oleh para pelaku sebelum akhirnya tidak sadarkan diri.
Hingga saat ini, Senin (5/1/2026), video tersebut terus menuai simpati dan kemarahan dari netizen yang menuntut agar aparat penegak hukum segera mengusut tuntas kasus penganiayaan ini.
Baca Juga : Tambang Ilegal Ditertibkan, 321 Hektare Lahan Dikembalikan ke Negara
Masyarakat berharap para pelaku pelemparan dan pihak penambang yang terlibat dapat segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sementara itu, doa untuk kesembuhan sang ibu terus mengalir di kolom komentar video yang beredar luas tersebut.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SEPAKBOLAPemerintah Inggris Desak Premier League Segera Tuntaskan Kasus Manchester City
Rozie Winata·17 menit yang lalu -
NEWS VIDEOMuzani: Demokrasi Jadi Jalan Indonesia Mengelola Keberagaman
Fadli Tara·38 menit yang lalu -
INTERNASIONALRusia Klaim Hancurkan 25 Persen Fasilitas Internet dan Starlink Milik Ukraina
Rozie Winata·43 menit yang lalu -
-
KRIMINALPolresta Deliserdang Ringkus Dua Pengedar Sabu di Pantai Labu, Sita 31 Gram Barang Bukti
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NEWSTokoh Masyarakat Sebut Tindakan Ombudsman di Lapas Cibinong 'Offside'
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
POLITIKKetua MPR Tegaskan Tidak Gegabah dalam Mengubah UUD 1945
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
OLAHRAGAPasaman Barat Siapkan 564 Kontingen Hadapi Porprov XVI Sumbar
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
SUMATERA TERKININoer Fest 2026 Wadah Unjuk Bakat Siswa SD di Pasaman
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
KOTA MEDANPemko Medan Targetkan Gotong Royong Kebersihan Lingkungan Rutin Setiap Bulan
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan