Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Viral! Oknum ASN di Ogan Ilir Hina Kurir Gegara Resi Paket

Viral! Oknum ASN di Ogan Ilir Hina Kurir Gegara Resi Paket

Pelaku yang merupakan oknum ASN Kabupaten Ogan Ilir saat membuat video permintaan maaf, Kamis (11/6/2026). (Foto: istimewa)
Pelaku yang merupakan oknum ASN Kabupaten Ogan Ilir saat membuat video permintaan maaf, Kamis (11/6/2026). (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, — Masalah pengiriman pengembalian memicu aksi tidak terpuji seorang oknum ASN di Kabupaten Ogan Ilir bernama Riyanti Ardila yang tega menghina kurir berinisial BY, hingga viral di media sosial.

Meski pelaku sudah meminta maaf lewat video pada, Kamis (11/6/2026). Namun, korban didampingi rekan seprofesinya di menyatakan menolak berdamai dan bersiap melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian.

“Men kau pintar dak jadi kurir. Men miskin kan tetap miskin tulah pola pikir ny,” tulis pelaku berinisial RA tersebut melalui pesan singkat kepada korban sebagaimana data percakapan yang diungkap oleh BY di Indralaya, Ogan Ilir.

Aksi cacian yang dilayangkan oleh oknum pegawai pemerintah tersebut mulanya dipicu oleh permasalahan teknis pengembalian barang atau retur paket logistik.

Peristiwa perselisihan bermula saat pelaku menghubungi korban untuk menanyakan kejelasan lokasi alamat kantor ekspedisi kargo, guna melakukan pengembalian barang kiriman.

Merespons pertanyaan itu, korban BY meminta pelaku untuk mengirimkan dokumentasi foto lembar resi return sebagai syarat administratif penelusuran paket.

Namun, pelaku justru merasa bingung lalu mengirimkan foto resi pengiriman reguler ekspres dari perusahaan ekspedisi lain yang berbeda dengan maskapai kargo tujuan awal.

Meskipun terdapat perbedaan pihak ekspedisi, pelaku tetap bersikeras dan ngotot menuntut agar barang kiriman miliknya tersebut dapat segera dikembalikan oleh korban.

Akibat salah paham tersebut, pelaku langsung melayangkan rentetan kata penghinaan verbal yang menyerang profesi kurir baik melalui pesan teks maupun rekaman suara (voice note).

Dalam rangkaian pesan yang dikirimkan, pelaku secara sadar membandingkan strata jabatan yang diembannya dengan kondisi perekonomian yang dimiliki oleh korban.

“Manusia tidak berpendidikan. Cak ini cak ini aku PNS ye kampang. Cak kepintaran eleh... mun wong miskin tu dak tau sopan santun dak pernah belajar,” tulis pelaku lagi dalam pesan.

Pelaku bahkan kembali meneruskan kalimat hinaan yang bernada merendahkan derajat pekerjaan korban sebagai seorang pengantar paket secara terus-menerus.

“Memang kau layak jadinya wong miskin tula selamonyo jadi wong miskin jadi kurir sepanjangan jadi pesuruh wong,” lanjutnya.

BY membenarkan jika dirinya telah melakukan pertemuan mediasi secara langsung dengan pelaku, yang saat itu disaksikan secara bersama oleh beberapa kurir lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, oknum ASN bersangkutan sebenarnya telah mengakui kekhilafan dan menyampaikan permohonan maaf tertulis yang disertai dengan pembuatan dokumentasi video.

Akan tetapi, BY menegaskan sikapnya untuk menolak berdamai dan bersiap melaporkan perkara pencemaran nama baik ini ke hadapan aparat penyidik kepolisian.

Langkah tegas ini sengaja ditempuh korban dengan harapan agar pihak instansi tempat pelaku bernaung dapat menjatuhkan sanksi disiplin kedinasan yang berat dan berefek jera. 

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru