Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 100 Liquid Vape Diduga Mengandung Etomidate: Pelaku Kabur ke Arah Perbatasan

TNI AL menggagalkan penyelundupan 100 cartridge liquid vape diduga mengandung etomidate di Batam. Pelaku kabur, barang bukti dimusnahkan.

Komando Armada (Koarmada) IV TNI Angkatan Laut berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 100 cartridge liquid vape yang diduga mengandung zat etomidate di perairan Batam, Kepulauan Riau. Meski barang bukti berhasil diamankan, pelaku berhasil melarikan diri setelah aksi pengejaran di laut. (Foto: ilustrasi AI)
Komando Armada (Koarmada) IV TNI Angkatan Laut berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 100 cartridge liquid vape yang diduga mengandung zat etomidate di perairan Batam, Kepulauan Riau. Meski barang bukti berhasil diamankan, pelaku berhasil melarikan diri setelah aksi pengejaran di laut. (Foto: ilustrasi AI)
A A

Nusantaraterkini.co, – Komando Armada (Koarmada) IV TNI Angkatan Laut berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 100 cartridge yang diduga mengandung zat di perairan Batam, . Meski barang bukti berhasil diamankan, pelaku berhasil melarikan diri setelah aksi pengejaran di laut.

Komandan Laksamana Muda TNI mengatakan pengungkapan tersebut merupakan hasil operasi gabungan yang dilakukan setelah pihaknya menerima informasi intelijen mengenai rencana penyelundupan melalui jalur laut dari menuju Batam.

"Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama tim gabungan yang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan jenis melalui jalur laut dari menuju wilayah Indonesia, khususnya perairan ," ujar Berkat, Sabtu (18/7/2026).

Ia menjelaskan, operasi dimulai pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB setelah tim memperoleh informasi adanya pengiriman barang yang diduga mengandung narkotika dari Malaysia.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim langsung melakukan patroli dan penyekatan di sejumlah titik perairan Batam. Pada pukul 20.50 WIB, petugas mendeteksi sebuah speedboat melaju dengan kecepatan tinggi dan dicurigai sebagai target operasi.

Saat akan dihentikan, pengemudi speedboat justru mengabaikan perintah petugas sehingga dilakukan pengejaran yang disertai tembakan peringatan ke udara.

Di tengah pengejaran, pelaku membuang sebuah tas berwarna hijau ke laut sebelum melaju ke arah wilayah perbatasan.

Namun, upaya pengejaran tidak dapat dilanjutkan karena kapal yang digunakan tim mengalami gangguan mesin.

Sekitar 15 menit kemudian, petugas berhasil menemukan tas yang dibuang pelaku. Setelah diperiksa, tas tersebut berisi 100 cartridge liquid vape yang terdiri atas 50 cartridge bermerek Yakuza dan 50 cartridge bergambar buah-buahan.

Seluruh barang bukti kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan laboratorium bersama Polda Kepulauan Riau, Badan Narkotika () Provinsi Kepri, dan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Batam.

Hasil uji laboratorium menunjukkan cairan di dalam cartridge tersebut mengandung senyawa kimia yang diduga termasuk narkotika sintetis. Untuk mencegah penyalahgunaan, seluruh barang bukti langsung dimusnahkan.

Berkat menegaskan akan terus memperkuat pengawasan di wilayah perairan Indonesia guna mencegah penyelundupan narkotika melalui jalur laut.

"Koarmada IV akan terus mencegah, menangkal, dan menindak setiap upaya melalui laut dengan bekerja sama bersama seluruh instansi terkait," tegasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap modus baru peredaran narkoba yang disamarkan dalam bentuk liquid vape.

Menurutnya, kemasan yang menyerupai produk vape biasa dengan berbagai pilihan aroma berpotensi mengecoh masyarakat, padahal kandungan zat di dalamnya dapat membahayakan kesehatan, terutama sistem saraf dan kondisi mental apabila disalahgunakan.

Karena itu, masyarakat diminta segera melapor kepada aparat penegak hukum apabila mengetahui adanya aktivitas penyelundupan maupun peredaran narkotika melalui jalur laut.

"Kami mengajak seluruh masyarakat bersama-sama memerangi narkoba demi menyelamatkan generasi bangsa," pungkasnya.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait