Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Diduga Telilit Utang, Pria Parubaya Ditemukan Tewas Tergantung di Kawasan GOR Muara Enim

Pria 43 tahun ditemukan tewas tergantung di kawasan GOR Muara Enim. Polisi melakukan olah TKP dan masih mendalami penyebab kematiannya.

Seorang pria bernama, Sagino (43) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di pohon depan Kantor Imigrasi Muara Enim, kawasan GOR Muara Enim, Jalan Lintas Prabumulih-Muara Enim, Selasa (22/9/2026). (foto: polres muara enim)
Seorang pria bernama, Sagino (43) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di pohon depan Kantor Imigrasi Muara Enim, kawasan GOR Muara Enim, Jalan Lintas Prabumulih-Muara Enim, Selasa (22/9/2026). (foto: polres muara enim)
A A

Nusantaraterkini.co,Β MUARA ENIM - Seorang pria bernama, Sagino (43) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di pohon depan Kantor Imigrasi Muara Enim, kawasan GOR Muara Enim, Jalan Lintas Prabumulih-Muara Enim, Selasa (22/9/2026).

Korban pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 08.00 WIB. Saat ditemukan, korban masih mengenakan helm putih dan tergantung menggunakan sarung, serta tali berwarna biru.

Kasi Humas Polres Muara Enim AKP RTM Situmorang membenarkan adanya penemuan mayat yang diduga bunuh diri tersebut.

β€œYa, benar ada kejadian tersebut,” ujar Situmorang saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Saksi dalam kejadian tersebut diketahui bernama Santoso (30), seorang pelajar atau mahasiswa yang juga berdomisili di Jalan Bangdes Pelita Sari, RT 001/RW 004, Pasar I, Kecamatan Muara Enim.

β€œMenurut keterangan saksi, awal mula kejadian pada saat dirinya sedang lewat dan melihat bahwa ada yang tergantung seperti manusia. Kemudian setelah dilihat lebih dekat, ternyata seorang laki-laki gantung diri dipohon menggunakan sebuah sarung berwarna biru dan tali warna biru dengan posisi masih memakai helm berwarna putih,” terangnyw.

Setelah menerima laporan tersebut, pihaknya kemudian langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan penemuan korban.

β€œSekitar pukul 09.00 WIB, personel SPKT, Kaur Identifikasi, dan piket fungsi Polres Muara Enim tiba di TKP untuk mengamankan lokasi, sekaligus melakukan olah tempat kejadian perkara,” lanjutnya.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi menggunakan mobil jenazah menuju RSUD HM Rabain Muara Enim untuk dibawa ke kamar mayat dan menjalani pemeriksaan luar.

Dari keterangan anak korban kepada polisi, Sagino sebelumnya sempat meminta modal untuk berjualan yang akan digunakan untuk membayar cicilan koperasi.

β€œDari keterangan anaknya, korban pergi dari rumah sejak Senin sore, sekitar pukul 16.30 WIB,” katanya.

Sagino diketahui sehari-hari berjualan model dan tekwan di mawasan GOR Muara Enim. Berdasarkan keterangan sesama pedagang, korban juga sudah sekitar satu minggu tidak terlihat berjualan di kawasan GOR Muara Enim.

Informasi mengenai dugaan korban memiliki utang masih sebatas keterangan dari sesama pedagang dan belum menjadi kesimpulan penyidik. Saat ini, polisi belum memastikan motif kematian korban.

Dalam pemeriksaan awal, dokter jaga menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Selain itu, polisi menemukan dompet beserta isinya, termasuk KTP, masih lengkap. Sarung yang digunakan korban juga diketahui merupakan milik korban berdasarkan keterangan anaknya.

Polisi telah melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, melakukan dokumentasi, menghubungi RSUD HM Rabain, mengevakuasi jenazah, serta menghubungi pihak keluarga.

Pihak keluarga menegaskan jika tidak ingin dilakukan autopsi dan menerima kematian Sagino sebagai akibat sakit.

Hingga kini, polisi masih melakukan penanganan terhadap penemuan jenazah tersebut dan berkoordinasi dengan pihak keluarga.Β 

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait