Tingkatkan Kualitas Pertanian, Dorong Petani Milenial Modern dan Inovatif
Dalam rangka perayaan Hari Tani Nasional, Pemerintah Kabupaten Samosir menggelar pameran UMKM dari petani milenial, masyarakat perlindungan indikasi
nusantaraterkini.co, SAMOSIR - Dalam rangka perayaan Hari Tani Nasional, Pemerintah Kabupaten Samosir menggelar pameran UMKM dari petani milenial, masyarakat perlindungan indikasi geografis andaliman Pulo Samosir, stand pangula nature dan berbagai produk UMKM lainnya di Sopo Gereja Bolon HKBP Pangururan.
Untuk tahun 2025, Pemkab Samosir melakukan pelatihan dan pembinaan kepada petani milenial, membantu pembuatan sebuah perusahaan. Dalam hal ini Pemkab Samosir membantu dalam pengurusan akte.
Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk berharap dengan perayaan ini memunculkan semangat dan motivasi, khususnya tumbuhnya petani milenial yang mampu mengedukasi dan menambah ilmu anak-anak muda bukan hanya bercocok tanam tapi mampu mengedukasi pada masyarakat lainnya.
"Saat ini Pemkab Samosir menetapkan sektor pertanian dan pariwisata menjadi unggulan, hal ini melihat potensi pertanian Samosir yang sangat besar dengan 80 persen penduduk merupakan petani," ucapnya, Jumat (26/9/2025).
Melalui program Pangula Nature, menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi dan melatih masyarkat untuk mampu menghasilkan pupuk organik sendiri.
Disamping itu, ada juga bantuan sarpras pertanian seperti bibit bawang merah, jagung, kentang, kopi, traktor, mesin pencacah kompos, hand sprayer, kolam bioflok, pompa air tenaga diesel dan tenaga surya.
Untuk menjamin keberlangsungan usaha pertanian, Pemerintah Kabupaten Samosir mulai tahun 2025 mencetak petani milenial sebagai upaya strategis mendorong generasi muda tertarik terhadap pertanian yang modern, inovatif. Petani milenial ini diharapkan menjadi pengimbas dan percontohan bagi petani disekitarnya.
Wakil Bupati Samosir mengajak seluruh petani di Kabupaten Samosir untuk merubah cara pandang, menjadi petani bukanlah hal yang rendah tapi petani itu keren, petani pahlawan pangan, tanpa petani Negara Indonesia akan bergantung pada impor.
"Petani millenial ditekankan untuk turun ke sawah, ke kebun, ke ladang dan menjadikan pertanian sebagai bisnis yang membanggakan, menggunakan pupuk organik agar lingkungan pertanian tetap subur dan bertahan lama," tutupnya.
(jas/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SEPAKBOLAKlasemen Piala ASEAN FIFA: Indonesia Tempati Posisi Kedua
Herman Saleh Harahap·6 jam yang lalu -
NEWSDirjen PAS Ungkap 13 Rumah Dinas di Lapas Cibinong Tak Tercatat sebagai Aset Negara
hendra·6 jam yang lalu -
KESEHATANRico Waas: Dukungan Suami Kunci Lahirkan Generasi Unggul
Herman Saleh Harahap·6 jam yang lalu -
SEPAKBOLAIndonesia Imbang Lawan Malaysia, Kartu Merah Haye Jadi Sorotan
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
RELIGIPeringati Maulid Nabi, Rico Waas Ajak Warga Atasi Masalah Medan
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
SUMATERA TERKINIBupati Pasaman Barat Jenguk Korban Serangan Buaya di RSUD
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
KOTA MEDANRico Waas Minta Bangso Batak Jaga Budaya dan Rangkul Anak Muda
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
NEWSTNI Gagalkan Penyelundupan 16,4 Kg Sabu di Perbatasan Malaysia
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
KOTA MEDANPemko Medan Paparkan Capaian Penanganan Bencana kepada Satgas PRR
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan