Tingkatkan Keamanan, Kelurahan Anggrung Luncurkan Poskamling Mobile Listrik Pertama di Medan
Poskamling mobile ini hadir berkat kolaborasi canggih antara Kelurahan Anggrung dan PT. PLN (Persero)
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Kelurahan Anggrung, Kecamatan Medan Polonia, baru saja meluncurkan inovasi keamanan yang belum pernah ada sebelumnya di Kota Medan, Poskamling Mobile Bertenaga Listrik Ini bukan sekadar langkah biasa, tapi sebuah terobosan yang dijamin akan mengubah cara kita menjaga keamanan lingkungan.
Poskamling mobile ini hadir berkat kolaborasi canggih antara Kelurahan Anggrung dan PT. PLN (Persero). Menggunakan sepeda motor bertenaga listrik, pos keamanan ini bisa bergerak ke titik-titik rawan dan memberikan pengawasan secara langsung, dengan keunggulan ramah lingkungan dan efisiensi energi.
Peluncuran resmi dilakukan pada Rabu, 4 Desember 2024, di Kantor Kelurahan Anggrung, dengan simbolis penyerahan oleh Manager UPP SBU 3 PT. PLN (Persero), Andhika Putra Kusuma, kepada Camat Medan Polonia, Irfan Asardi Siregar. Acara yang juga dihadiri oleh Lurah se-Kecamatan Medan Polonia, Forkopimcam, serta berbagai unsur masyarakat, menjadi momentum penting dalam memerangi kejahatan dan menciptakan rasa aman di tengah kota.
Irfan Asardi Siregar sangat mengapresiasi dukungan PLN, bahkan mengungkapkan bahwa ini adalah program pertama di Kota Medan yang memiliki poskamling berbasis listrik.
"Ini bukan hanya soal teknologi, tapi soal memberikan rasa aman bagi masyarakat di malam hari. Poskamling mobile ini diharapkan bisa meredam aksi kejahatan seperti begal, narkoba, dan gangguan lainnya yang sering mengintai warga," tegasnya.
Di sisi lain, Andhika Putra Kusuma menekankan bahwa keberadaan Poskamling Mobile ini tidak hanya berkaitan dengan pengamanan, tetapi juga komitmen PLN dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman dan terjaga.
"Kami ingin menciptakan suasana yang kondusif dan aman bagi masyarakat. Dengan poskamling berbasis listrik ini, kami juga mendukung program pengurangan penggunaan bahan bakar fosil," kata Andhika.
Tak hanya itu, pelatihan selama dua hari yang diselenggarakan pada 4-5 Desember 2024, melibatkan 50 peserta dari masyarakat dan Kepala Lingkungan (Kepling). Mereka dibekali ilmu praktis dan teori tentang pengamanan lingkungan, serta cara merespons kejadian darurat dan kejahatan di sekitar mereka. (cw9/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
PERISTIWATragis! Pria 64 Tahun Tewas Tertabrak Kereta di Kertapati Palembang
Rozie Winata·10 menit yang lalu -
EKONOMIReshuffle Kabinet Jadi Bayang-Bayang IHSG, Simak Proyeksi dan Rekomendasi Saham Hari Ini
hendra·20 menit yang lalu -
INTERNASIONALPutra Mahkota Arab Saudi: Dunia Hadapi Krisis Energi di Tengah Ketidakpastian Global
Rozie Winata·35 menit yang lalu -
SEPAKBOLAOle Romeny Ungkap Duel Kontra Bangladesh Jadi Laga Paling Emosional Sepanjang Kariernya
Rozie Winata·44 menit yang lalu -
-
KESEHATANRSU Haji Medan Tegaskan Komitmen Tanpa Diskriminasi: Pasien BPJS dan Umum Dilayani Setara
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NASIONALSarmuji Jadi Menteri Perindustrian, Eva Monalisa: Program Strategis Harus Dikebut, Jangan Terputus
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
KOTA MEDANKomda Sumut-NAD PMKRI : Informasi Tuan Rumah Rakernas PMKRI di Cabang Medan Pembohongan Publik
Fadli Tara·9 jam yang lalu -
ENTERTAIMENTNonton Perdana 'Jamin Setia Selamanya', Rico Waas Apresiasi Djamin Ginting
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
KESEHATANKasus Influenza A Naik, Dinkes Medan Siagakan Faskes
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan