Terungkap! Pria Tewas dalam Mobil di Binjai Ternyata Korban Penganiayaan, Ini Kronologisnya
Polisi ungkap pria tewas dalam mobil di Binjai adalah korban penganiayaan. Pelaku berinisial NG kini dalam penyelidikan.
Nusantaraterkini.co, BINJAI – Kasus penemuan pria tewas di dalam mobil yang sempat menghebohkan warga akhirnya mulai terkuak. Satreskrim Polres Binjai memastikan korban meninggal dunia akibat penganiayaan berat.
Korban diketahui bernama Risyanto (53), warga Jalan Sei Batanghari, Kelurahan Tanah Seribu, Kecamatan Binjai Selatan. Ia ditemukan tidak bernyawa di dalam mobil Toyota Avanza BK 1581 RAA yang terparkir di area OG Hospital, Jalan Olahraga, Kecamatan Binjai Timur.
Kasus ini mengarah pada dugaan tindak kekerasan yang dilakukan oleh seorang pria berinisial NG (41), warga Pancur Batu, Kabupaten Deliserdang.
Kasi Humas Polres Binjai, Junaidi, menjelaskan bahwa awalnya pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat terkait adanya pria meninggal di dalam mobil di kawasan rumah sakit tersebut.
“Setelah mendapat informasi, tim langsung menuju lokasi dan benar ditemukan seorang pria dalam kondisi sudah meninggal di bagian belakang mobil,” ungkapnya, Kamis (19/3/2026).
Dari hasil penyelidikan awal, diketahui mobil tersebut sempat masuk ke area rumah sakit dengan membawa tiga orang. Mereka meminta tenaga medis untuk memberikan pertolongan kepada korban yang berada di dalam mobil.
Namun setelah diperiksa, dokter menyatakan korban telah meninggal dunia. Pihak medis kemudian meminta agar korban dibawa pulang oleh ketiga orang tersebut.
Alih-alih membawa pulang, ketiga orang itu justru meninggalkan korban secara bergantian di lokasi, hingga akhirnya kejadian tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya sejumlah luka pada tubuh korban, baik luka luar maupun luka dalam.
Pada pemeriksaan luar ditemukan luka lecet di beberapa bagian tubuh seperti pipi kanan, lutut, serta kaki. Selain itu, terdapat memar di wajah, dahi, hidung, hingga lengan.
Sementara hasil pemeriksaan dalam mengungkap adanya resapan darah di bagian kepala belakang, pendarahan di rongga dada, serta patah tulang rusuk di sisi kiri. Kondisi tersebut menguatkan dugaan bahwa korban mengalami kekerasan berat sebelum meninggal dunia.
Polisi kini terus mendalami kasus tersebut dan memburu pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
EKONOMIKasus Peretasan US$351,6 juta di Bitget, Pengamat Kripto: Alarm Serius Keamanan Bursa Aset Digital
Rozie Winata·38 menit yang lalu -
EKONOMIHarga Emas Antam Turun Rp15 Ribu Menjadi Rp2.590.000 Per Gram, Cek Lengkapnya
Rozie Winata·51 menit yang lalu -
NEWSBP BUMN Salurkan Tali Asih untuk Keluarga Jurnalis dan ABK Arupadatu I
Herman Saleh Harahap·54 menit yang lalu -
NASIONALAnggota DPR Dorong KAI Tambah Armada KRL Jabodetabek
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SUMSELTNI dan Pemko Palembang Gelar Gotong Royong Bersihkan Aliran Sungai Sekanak
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEODasco Minta Komisi III Dalami Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
-
NEWSPolri Perkuat Tata Kelola Institusi Lewat Buku Police Governance
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
SUMSELAtasi Kemacetan, Pemko Palembang Bakal Tertibkan Pasar Tradisional
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
PERISTIWAKebakaran di Padangsidimpuan Hanguskan 9 Rumah, 1 Meninggal Dunia
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan