Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Ternyata Ini Sumber Kekuatan Ekonomi Iran Hingga Berani Serang Israel

Iran melancarkan serangan udara ke Israel. Hal ini dilakukan buntut dari serangan Israel ke konsulatnya di Damaskus, Suriah.

Bagikan:
Ilustrasi/Istimewa
Ilustrasi/Istimewa
A A

nusantaraterkini.co, MEDAN - melancarkan serangan udara ke . Hal ini dilakukan buntut dari serangan Israel ke konsulatnya di Damaskus, Suriah.

Lalu, apa sumber kekuatan Iran hingga berani melancarkan serangan ke Israel.

Dalam laporan World Bank yang diperbaharui pada 20 Oktober 2022 lalu, perekonomian ditopang oleh sektor hidrokarbon, pertanian, jasa, serta kehadiran negara di bidang manufaktur dan jasa keuangan.

Iran menempati peringkat kedua di dunia dalam hal cadangan gas alam dan keempat dalam hal cadangan minyak mentah terbukti, begitu bunyi laporan tersebut.

Meskipun relatif terdiversifikasi bagi negara pengekspor minyak, aktivitas perekonomian dan pendapatan pemerintah Iran masih bergantung pada pendapatan minyak. Oleh karena itu, bersifat fluktuatif.

Dalam laporan World Bank, rencana pembangunan lima tahun yang baru sedang dipersiapkan. Rencana sebelumnya untuk tahun 2016/17 hingga 2021 dan 2022 terdiri dari tiga pilar yakni pengembangan perekonomian yang berketahanan, kemajuan ilmu pengetahuan - teknologi, dan peningkatan keunggulan budaya.

Prioritas dari negara ini antara lain adalah reformasi badan usaha milik negara - sektor keuangan dan perbankan, serta alokasi dan pengelolaan pendapatan minyak. Rencana tersebut memperkirakan pertumbuhan tahunan sebesar 8%.

Bahkan Iran juga mengalokasikan anggaran yang cukup besar untuk militer. 

Masih dalam laporan World Bank, anggaran militer Iran tahun 2022 sebesar 2,6% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Secara nominal, anggaran militer Iran tahun 2022 sebesar US$ 6,84 miliar atau setara Rp 110,12 triliun (kurs Rp 16.100).

Masih mengacu data dari World Bank itu, anggaran militer tersebut sebesar 17,3% dari belanja pemerintah Iran secara umum. Disebutkan pula, total angkatan bersenjata Iran pada tahun 2020 sebanyak 650.000.

5 Alasan Iran Israel

Iran menyatakan serangan udara ke Israel pada akhir pekan ini merupakan bentuk perlawanan terhadap serangan ilegal dan genosida rezim Zionis terhadap .

Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan tindakan defensif mereka itu ialah untuk membela diri sekaligus menunjukkan sikap Iran dalam perdamaian dan keamanan regional serta internasional.

"Tindakan defensif Republik Islam Iran dalam menjalankan haknya untuk membela diri menunjukkan pendekatan bertanggung jawab Iran terhadap perdamaian dan keamanan regional dan internasional pada saat tindakan ilegal dan genosida yang dilakukan oleh rezim apartheid Zionis terhadap bangsa ," kata Kemlu Iran dalam siaran pers, Minggu (14/4/24).

Kemlu Iran juga menyoroti upaya negara zionis yang ingin memperluas eskalasi perang di kawasan Timur Tengah.

"Dan agresi militer terhadap pemerintah negara-negara di kawasan dengan tujuan memperluaskan api peperangan terus dilakukan oleh rezim Zionis," ucapnya.

Kemudian, Iran juga menyebut serangan ke itu sebagai pembalasan atas serangan militer Israel terhadap kantor konsulat Iran di Damaskus, Suriah pada awal April lalu.

Iran menegaskan serangan itu untuk menjalankan haknya membela diri sebagaimana yang termaktub dalam Pasal 51 Piagam PBB yaitu hak membela diri suatu negara.

Mereka menyatakan tindakan ini untuk menekankan kembali kepatuhan Iran terhadap prinsip-prinsip dan tujuan Piagam PBB.

"Serta hukum internasional. Begitu juga Iran menegaskan tekad tegasnya untuk mempertahankan kedaulatan, integritas wilayah, dan kepentingan nasionalnya terhadap berbagai bentuk penggunaan ilegal kekuatan dan agresi," tegasnya.

Iran pun menekankan takkan ragu mengambil tindakan yang lebih defensif guna melindungi kepentingannya dari tindakan militer agresif dan penggunaan kekuatan ilegal jika diperlukan.

Garda Revolusi Iran (IRGC) mulai melepaskan serangan pesawat nirawak (drone) hingga roket ke Israel akhir pekan ini.

"Korps Garda Revolusi Islam Iran telah mengumumkan penembakan puluhan drone dan rudal ke arah posisi rezim Zionis di wilayah pendudukan Palestina," demikian diberitakan IRNA, Minggu (14/4/24) dini hari WIB.

Sistem pertahanan anti-misil Israel telah mengintersepsi sebagian besar serangan udara Iran tersebut, dan hingga saat ini pihak militer Israel mengklaim serangan hanya merusak salah satu pos militer mereka.

Akibatnya, sebanyak 31 orang mengalami luka imbas serangan tersebut. Puluhan orang tersebut mengalami luka ringan. Belum ada laporan warga yang menderita luka serius.

Layanan darurat Magen David Adom (MDA) mengatakan puluhan orang tersebut terluka dan mengalami kepanikan saat menuju tempat perlindungan di tengah serangan drone dan misil.

"Tidak ada laporan tentang cedera langsung akibat serangan Iran," kata layanan darurat Israel.

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait