Tepis Tuduhan Barat, Dubes Iran: Fatwa Haram Nuklir Kami Bersifat Mengikat
Dubes Iran tegaskan fatwa haram senjata nuklir bersifat mengikat. Tudingan Barat dinilai sebagai rekayasa politik
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, kembali menegaskan komitmen negaranya terhadap pemanfaatan teknologi nuklir untuk kepentingan damai.
Ia menepis segala tudingan Barat yang menyebut Iran sedang mengembangkan senjata pemusnah massal.
Boroujerdi menekankan bahwa posisi Iran terkait senjata nuklir bersifat mutlak dan berlandaskan pada landasan agama. Ia merujuk pada fatwa yang dikeluarkan oleh Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang secara tegas mengharamkan produksi maupun penggunaan senjata nuklir.
"Secara prinsip dan teologis, kami tidak mungkin melanggarnya. Pemimpin Tertinggi telah mengeluarkan fatwa yang mengharamkan bom nuklir. Fatwa ini memiliki kekuatan hukum yang mengikat bagi kami," ujar Boroujerdi dalam tayangan UBN Podcast melansir RMOL, Minggu (5/7/2026).
Politik Narasi Barat
Lebih lanjut, Boroujerdi menyoroti adanya pola sistematis dari negara-negara Barat yang terus menggulirkan narasi ancaman nuklir Iran. Menurutnya, isu tersebut sengaja dipelihara sebagai alat legitimasi untuk memberikan tekanan politik serta militer terhadap Teheran.
Ia menduga kuat bahwa kampanye negatif ini dirancang untuk menekan Iran demi kepentingan pihak tertentu, khususnya dalam melindungi posisi Israel di kawasan.
"Mereka sengaja mengabaikan fakta tersebut. Mereka terus memframing aktivitas nuklir kami sebagai ancaman untuk membenarkan tindakan agresif mereka," tambahnya.
Fokus pada Kesejahteraan Rakyat
Dalam kesempatan tersebut, Boroujerdi juga menegaskan bahwa prioritas utama Iran adalah menciptakan perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan ekonomi bagi rakyatnya.
Ia mengungkapkan bahwa besarnya anggaran pertahanan Iran saat ini terpaksa dialokasikan akibat ancaman eksternal yang terus datang.
Jika tekanan dan ancaman dari luar dapat diakhiri, Boroujerdi memastikan bahwa Iran akan mengalihkan seluruh sumber daya pertahanan tersebut untuk meningkatkan taraf hidup dan kemakmuran masyarakatnya.
"Kami mendambakan perdamaian dan kehidupan yang bahagia. Jika dunia membiarkan kami, kami tidak memiliki keinginan sedikit pun untuk menyakiti pihak mana pun," pungkasnya.
(*/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
POLITIKKetua MPR Tegaskan Tidak Gegabah dalam Mengubah UUD 1945
Herman Saleh Harahap·2 menit yang lalu -
OLAHRAGAPasaman Barat Siapkan 564 Kontingen Hadapi Porprov XVI Sumbar
Herman Saleh Harahap·29 menit yang lalu -
SUMATERA TERKININoer Fest 2026 Wadah Unjuk Bakat Siswa SD di Pasaman
Herman Saleh Harahap·46 menit yang lalu -
KOTA MEDANPemko Medan Targetkan Gotong Royong Kebersihan Lingkungan Rutin Setiap Bulan
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
OLAHRAGAPanglima TNI Tinjau Kompetisi Primarox 2026 di BSD Tangerang
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
KRIMINALPolda Sumsel Bekuk Terduga Pelaku Curas Bersenjata Tajam
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
-
-
NASIONALUsman Husin Dukung Pengelolaan Lahan Gambut dan Magrove Cegah Karhutla
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
NASIONALKemnaker Tekankan Peningkatan Standar Kompetensi Teknisi Ponsel
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan