Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Tenaga Honorer Diupah Rendah, Legislator: Pemda Harus Bertanggung Jawab

Itu sebenarnya bukan tanggung jawab pusat tapi tanggung jawab daerah

Anggota Komisi IX DPR Irma Suryani Chaniago. (Foto: dok DPR)
Anggota Komisi IX DPR Irma Suryani Chaniago. (Foto: dok DPR)
A A

, JAKARTA - Anggota Komisi IX Irma Suryani Chaniago, meminta () ikut bertanggung jawab terhadap rendahnya , terutama tenaga kesehatan (nakes).

“Nakes honorer di daerah itu tanggung jawab . Itu sebenarnya bukan tanggung jawab pusat tapi tanggung jawab daerah. Jadi karena otonomi daerah sudah mengatur itu, pusat enggak bisa cawe-cawe,” ujarnya, Selasa (11/3/2025).

Irma mengatakan, permasalahan merupakan masalah yang pelik. Pengangkatan tenaga honorer kerap menjadi alat politik calon kepala daerah saat kampanye pilkada.

“Akar masalahnya dulu banyak tenaga honorer yang menjadi alat politik. Karena mau pilkada, banyak sekali (janji) nanti dipekerjakan. Akhirnya ngangkat sendiri-sendiri habis itu. Begitu sudah diangkat, untuk bayar gajinya susah. Sampai ada yang digaji Rp300 ribu sebulan, Rp500 ribu sebulan,” katanya.

Baca Juga: Kepala Daerah Diminta Patuhi Larangan Rekrut Pegawai Non ASN

Lebih lanjut Irma menekankan, otonomi daerah memberikan keleluasaan bagi pemda provinsi, kabupaten, maupun kota untuk mengelola sumber daya, termasuk pengelolaan tenaga honorer. Karena itu, pemerintah pusat sulit untuk turut menyelesaikan masalah itu.

“Kami sebagai anggota RI enggak bisa ngatur-ngatur bupati, gubernur, wali kota gitu. Enggak bisa, enggak sampai ke sana tangannya. Bukan enggak sampai, emang enggak boleh, karena ada otonomi,” terangnya.

Baca Juga: Efisiensi Anggaran Pemda, Komisi II: Pegawai Honorer Jangan jadi Korban

Meski demikian, Irma menekankan Komisi IX juga tidak akan tinggal diam dan akan meneruskan aspirasi para tenaga honorer tersebut ke kementerian terkait.

“Komisi IX, pimpinan juga, pastinya akan menyampaikan kepada komisi terkait, kepada menteri terkait. Mendorong apa yang bapak ibu sampaikan, supaya nanti permasalahannya bisa diselesaikan secara komperhensif,” pungkasnya.

(cw1/)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait