Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Presiden Diminta Panggil Para Serikat Buruh untuk Diskusi soal UMP 2026

Menurutnya, harus ada kesepahaman agar keputusan yang diambil adil bagi semua.

Presiden Diminta Panggil Para Serikat Buruh untuk Diskusi soal UMP 2026
Presiden Diminta Panggil Para Serikat Buruh untuk Diskusi soal UMP 2026
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA-
Suryani Chaniago meminta Presiden Prabowo Subianto memanggil para stakeholder untuk mendiskusikan usulan kenaikan minimum provinsi () 2026.

Menurutnya, harus ada kesepahaman agar keputusan yang diambil adil bagi semua.

“Saya usul, Presiden memanggil ketua serikat tingkat perusahaan yang mewakili tiap provinsi, perwakilan pengusaha tiap provinsi, beserta gubernur-gubernurnya,” kata Irma Suryani, Jumat (24/10/2025).

Irma menuturkan, kesepahaman antara pemerintah, pengusaha, dan para harus sejalan dalam pengambilan kebijakan UMP 2026.

“Mereka duduk bersama agar saling ada pemahaman dan keterbukaan, sehingga dapat diambil keputusan yang komprehensif dan adil bagi semua pihak,” ujarnya.

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menuntut kenaikan UMP 2026 sebesar 8,5-10,5 persen. Menurut KSPI, angka itu berdasarkan hasil perhitungan objektif dan sesuai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 168 Tahun 2024.

Putusan tersebut menegaskan penetapan upah minimum harus memperhatikan kebutuhan hidup layak dengan mempertimbangkan inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan indeks tertentu.

“Sah-sah saja jika ada tuntutan kenaikan upah. Namun yang harus diperhatikan adalah kemampuan perusahaan. Dalam situasi ekonomi yang sedang tidak baik-baik saja. Belum lagi, melimpahnya pemutusan hubungan kerja. Jadi harus dilihat, apakah perusahaan mampu,” sambung Irma.

Politisi Partai NasDem ini khawatir jika kebijakan pengupahan tidak memperhatikan kondisi perusahaan akan makin banyak perusahaan yang pailit dan tutup.

“Tentu harus berpikir bijak juga, karena perusahaan pun harus dide

ngar,” tegas legislator asal dapil Sumatera Selatan ini.

 (cw1/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait