Tembak Petugas Saat Digerebek, Pasutri Bandar Narkoba Diringkus Polisi di Binjai: BB 1 Kg Sabu
Tembak Petugas Saat Digerebek, Pasutri Bandar Narkoba Diringkus Polisi di Binjai: BB 1 Kg Sabu
Nusantaraterkini.co, BINJAI - Personel Satres Narkoba Polres Binjai nyaris menjadi korban penembakan oleh pasangan suami-istri (pasutri) yang merupakan bandar narkoba.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, pada Sabtu (5/7/2025) pukul 16.00 wib sore hari.
BACA JUGA: Legislator soal RUU KUHAP: tak Ada Perlindungan Bagi Polisi Melakukan Pidana
Awalnya, personel Satres Narkoba Polres Binjai akan melakukan penangkapan terhadap pasutri berinisial TH (38) suami dan PP (32) istri.
"Hasil penyelidikan, saat itu petugas menemukan satu unit motor yang berjalan melawan arah lalu lintas dengan dikendarai oleh seorang laki-laki yang berboncengan dengan seorang perempuan. Kemudian merasa ada yang aneh selanjutnya petugas membuntutinya dari arah belakang dengan jarak yang cukup aman," jelas Kasat Narkoba Polres Binjai, AKP. Syamsul Bahri, Selasa (8/7/2025).
Sesampainya di sebuah rumah kosong, kata Syamsul, pria tersebut menghentikan motornya.
Saat bersamaan, seorang perempuan yang diboncengnya turun dari motor dan berjalan menuju samping rumah kosong dengan membawa satu bungkus plastik asoi warna biru.
"Sedangkan seorang laki-laki sebagai pengendara turun dari motornya kemudian mencari tempat bersembunyi dan terlihat oleh petugas sedang menggenggam satu pucuk berbentuk senjata api berwarna hitam," beber Syamsul.
Saat dilakukan penyergapan oleh petugas, lanjut Syamsul, pria tersebut berupaya melawan dengan cara menembakkan senjata api miliknya ke arah petugas.
"Alhamdulillah, tembakan pelaku meleset, tidak ada mengenai personel. Kemudian personel langsung melakukan penangkapan terhadap pastri tersebut," ujarnya.
Dari pelaku, personel berhasil mengamankan barang bukti satu bungkus plastik hijau merk guanyinwang berisi sabu dengan berat lebih kurang 1.000 gram, satu plastik asoi warna biru, dua unit HP merk Samsung tosca, satu pucuk senjata rakitan warna hitam, satu buah selongsong peluru dan satu unit sepeda motor Honda Scoppy warna Biru Dove-Putih nopol BK 5820 ALC.
"Setelah dilakukan interogasi terhadap TH dan PP, kemudian dianya mengakui tinggal di Jalan Bromo, Gg Keluarga, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan," terang Syamsul.
BACA JUGA: Komisi III: KUHAP Baru Fokus Keadilan Restoratif dan Penguatan Hak Warga Negara
Terhadap TH dan PP beserta barang bukti sudah diamankan di Polres Binjai.
Mereka dipersangkakan melanggar pasal 114 Ayat (2) Subs Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama seumur hidup atau hukuman mati.
(dra/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SEPAKBOLAPemerintah Inggris Desak Premier League Segera Tuntaskan Kasus Manchester City
Rozie Winata·17 menit yang lalu -
NEWS VIDEOMuzani: Demokrasi Jadi Jalan Indonesia Mengelola Keberagaman
Fadli Tara·38 menit yang lalu -
INTERNASIONALRusia Klaim Hancurkan 25 Persen Fasilitas Internet dan Starlink Milik Ukraina
Rozie Winata·43 menit yang lalu -
-
KRIMINALPolresta Deliserdang Ringkus Dua Pengedar Sabu di Pantai Labu, Sita 31 Gram Barang Bukti
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NEWSTokoh Masyarakat Sebut Tindakan Ombudsman di Lapas Cibinong 'Offside'
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
POLITIKKetua MPR Tegaskan Tidak Gegabah dalam Mengubah UUD 1945
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
OLAHRAGAPasaman Barat Siapkan 564 Kontingen Hadapi Porprov XVI Sumbar
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
SUMATERA TERKININoer Fest 2026 Wadah Unjuk Bakat Siswa SD di Pasaman
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
KOTA MEDANPemko Medan Targetkan Gotong Royong Kebersihan Lingkungan Rutin Setiap Bulan
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan