Susul 6 Wilayah, Muratara Tetapkan Status Siaga Darurat Kebakaran Hutan
Muratara menetapkan status siaga darurat karhutla menyusul enam daerah lain di Sumsel untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau.
Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) resmi menyusul 6 wilayah lain di Sumatera Selatan yang menetapkan status siaga darurat bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Muratara baru menetapkan status, baru ditandatangani bupati. Dalam SK, penetapan status berlaku sejak 3 Juni-30 November 2025. Kini, sudah ada tujuh daerah di Sumsel yang menetapkan status dan juga di tingkat provinsi," ujar Kepala Bidang Penanganan Darurat BPND Sumsel, Sudirman pada, Selasa (30/6/2026).
Sudirman menjelaskan jika penetapan status siaga ini menjadi instrumen penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat kesiapan personel, pemenuhan peralatan logistik, hingga pengaturan pendanaan darurat di lapangan.
"Dengan status siaga, koordinasi penanganan karhutla akan lebih mudah dilakukan, baik untuk pencegahan maupun penanganan jika terjadi kebakaran," jelasnya.
Enam wilayah yang telah lebih dulu menaikkan status sebelum disusul oleh Muratara meliputi Muara Enim, Banyuasin, Musi Banyuasin (Muba), Ogan Ilir, OKI, dan PALI, di mana penetapan serupa juga telah dilakukan di tingkat Provinsi Sumatera Selatan.
Berdasarkan data berkala yang dihimpun oleh BPBD per tanggal 27 Juni 2026, total peristiwa karhutla di seluruh wilayah Sumatera Selatan telah menyentuh angka 199 kejadian seiring dengan meningkatnya intensitas musim kemarau.
Khusus untuk wilayah Kabupaten Muratara, sejauh ini telah tercatat sebanyak 16 kejadian karhutla yang menempatkan daerah tersebut masuk ke dalam kategori zona oranye.
Selain jumlah kejadian kebakaran, grafik kemunculan titik panas (hotspot) di Muratara juga mengalami eskalasi dengan total 166 titik sepanjang tahun ini, di mana lonjakan tertinggi terdeteksi pada bulan Mei sebanyak 75 titik dan bulan Juni sebanyak 47 titik.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
EKONOMIRupiah Melemah ke Rp17.783 per Dolar AS, Pasar Waspadai Sinyal The Fed
hendra·10 menit yang lalu -
NEWS VIDEOSultan Najamudin Dorong Aturan AI hingga Tata Ulang Ketatanegaraan
Fadli Tara·11 menit yang lalu -
OLAHRAGAKapolri: Silat Tjimande dan Debus Banten Berpotensi jadi Sumber Devisa Daerah
Rozie Winata·16 menit yang lalu -
PENDIDIKANAnggaran BGN 2027 Disetujui DPR Rp240,2 Triliun
Herman Saleh Harahap·19 menit yang lalu -
-
SEPAKBOLAPersijap Takluk 1-2 dari Persib, Mario Lemos Akui Timnya Buat Kesalahan
Rozie Winata·42 menit yang lalu -
EKONOMIAwali Pekan, Harga Emas Antam Terkoreksi Rp10.000 Jadi Rp2.628.000 per Gram
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SUMSELKorupsi Irigasi, Mantan Anggota DPRD Muara Enim Divonis 4 Tahun
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NASIONALGREAT Institute: Prabowo Tegaskan Perubahan Dukungan terhadap Palestina dari Kuat Menjadi Semakin Kuat
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NASIONALLantik 14 Pejabat Kemenkeu, Suahasil Tekankan Optimasi Penerimaan
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan