Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Sidang Kabinet Paripurna, Jokowi Menegaskan Agar Bantuan Sosial Terus Dilakukan

Jokowi meminta agar penyaluran semua bansos, baik berupa bantuan pangan maupun bantuan langsung tunai (BLT) dipastikan tepat sasaran

Bagikan:
Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin (kedua kanan) didampingi Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (kiri), Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kedua kiri) dan Menko Polhukam Mahfud MD saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Selasa (9/1/2024).
Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin (kedua kanan) didampingi Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (kiri), Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kedua kiri) dan Menko Polhukam Mahfud MD saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Selasa (9/1/2024).
A A

 - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menegaskan bantuan sosial () harus tetap diteruskan. Jokowi juga meminta agar penyaluran semua bansos, baik berupa bantuan pangan maupun bantuan langsung tunai (BLT) dipastikan tepat sasaran.

Hal ini disampaikan Jokowi saat memimpin sidang kabinet paripurna terkait peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN) melalui keterpaduan layanan digital pemerintah di Istana Negara Jakarta, Selasa (9/1/). Rapat ini dihadiri hampir semua menteri Kabinet Indonesia Maju.

"Mengenai bantuan sosial, perlu saya ingatkan harus terus diteruskan dan juga dipantau agar tepat sasaran, baik yang berupa bantuan pangan, baik yang berupa bantuan PKH, baik yang berupa BLT semuanya harus dipastikan tepat sasaran," kata Jokowi.

Selain itu, dia memerintahkan menteri dan kepala lembaga menjaga harga serta stok pangan agar tak terjadi kelamgkaan dan kenaikan harga.

Oleh sebab itu, dia mengigatkan agar stok dan harga pangan di setiap daerah dipantau.

"Sekali lagi, ini perlu betul-betul dipantau di setiap kabupaten, di setiap provinsi agar stok yang ada bisa kita jaga dan harganya terjangkau masyarakat," jelasnya.

Jokowi juga meminta agar para menteri memastikan agar stok bahan bakar minyak (BBM) dan gas selalu tersedia. Dia tak ingin ada madalah distribusi sehingga terjadi kelangkaan BBM dan gas di daerah.

"Juga mengenai BBM dan gas yang harus selalu tersedia. Jangan sampai 1, 2, atau 3 atau lebih kabupaten terjadi kelangkaan gas karena masalah distribusi yang terganggu, misalnya. Harus dipantau dan dilihat secara detail," ujar .

(Ann/)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru