Serangan Udara Israel Di Tengah Gencatan Senjata Tewaskan Sedikitnya 22 Orang di Gaza
Israel lancarkan serangan udara di Gaza, tewaskan 22 orang termasuk Komandan al-Qassam. Hamas suarakan 'kemarahan' dan desak mediator
Nusantaraterkini.co, GAZA - Israel kembali melancarkan serangkaian serangan udara di Jalur Gaza dan menyebabkan setidaknya 22 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka di wilayah kantong tersebut, kata pihak Pertahanan Sipil Gaza, Sabtu (22/11/2025).
Menurut Mahmoud Bassal, juru bicara Pertahanan Sipil Gaza, korban tewas termasuk seorang komandan dari Brigade al-Qassam, sayap militer Hamas.
Seorang sumber Hamas, yang tidak bersedia disebutkan namanya, mengatakan kepada Xinhua, gerakan tersebut menyampaikan "kemarahan" mereka kepada tim mediator regional atas serangan Israel yang terus berlanjut di Jalur Gaza, meskipun Hamas dan faksi-faksi Palestina lainnya mematuhi perjanjian gencatan senjata.
Baca Juga : Israel Kembali Gempur Gaza, 21 Warga Tewas dalam Serangan Udara Terbaru
Sumber tersebut menambahkan bahwa Hamas mendesak para mediator untuk "segera mengintervensi guna mencegah runtuhnya kesepakatan yang diinginkan Israel," menekankan bahwa gerakan tersebut dan faksi-faksi lain tetap berkomitmen pada gencatan senjata meskipun terjadi eskalasi.
Sumber itu juga memperingatkan bahwa pembunuhan terus-menerus yang dilakukan oleh Israel terhadap warga di wilayah kantong tersebut, berikut apa yang dia gambarkan sebagai "tekanan lambat" dari Amerika Serikat (AS) terhadap Israel untuk menahan aksinya, dapat mendorong situasi menuju potensi kekacauan.
Tentara Israel melancarkan serangan besar-besaran di beberapa area di Jalur Gaza pada Sabtu sore waktu setempat, yang menyebabkan banyak korban, menurut sumber medis setempat.
Baca Juga : Fokus Maritim dan Gaza, Prabowo dan PM Starmer Luncurkan Kemitraan Strategis Indonesia-Inggris
Dalam sebuah pernyataan, Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) mengatakan pasukannya telah menyelesaikan pengejaran terhadap 17 militan yang muncul dari jaringan terowongan di Rafah timur di Jalur Gaza bagian selatan, menewaskan 11 di antaranya.
Sejak gencatan senjata di Gaza berlaku pada Oktober, serangan Israel telah menewaskan 318 orang dan melukai 788 lainnya, sehingga total korban tewas sejak 7 Oktober 2023 menjadi 69.733 orang dan jumlah korban luka menjadi 170.863 orang, menurut otoritas kesehatan di Gaza.
Sumber: Xinhua
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
KRIMINALDua Eks Admin Kamboja Raup Rp300 Juta dari Buka Situs Judol di Medan
hendra·23 menit yang lalu -
NASIONALPresiden Prabowo Lantik 10 Menteri dan Wakil Menteri Baru di Istana Negara
Rozie Winata·31 menit yang lalu -
NEWSHari Pelindo ke-5, Pelindo Sibolga Perkuat Layanan dan Komitmen Bangun Indonesia
hendra·31 menit yang lalu -
KRIMINALBikin Situs Judi Online Usai Pulang dari Kamboja, Dua Pria Asal Sumut Eks Admin Judol Ditangkap Polisi
hendra·1 jam yang lalu -
-
KRIMINALViral Dugaan Perselingkuhan Sesama Dokter Berujung Sidang di PN Medan, Dua Terdakwa Didakwa Perzinahan
hendra·2 jam yang lalu -
NEWSPolres Binjai Kembali Setor 8 Ton Jagung ke Bulog, Total Serapan Tembus 297,2 Ton
hendra·2 jam yang lalu -
NEWSSiswi Kelas 2 SD di Madina Ditemukan Meninggal Tergantung di Belakang Rumahnya
hendra·3 jam yang lalu -
NEWSSultan Najamudin Bicara Pergantian Kapolri: Kepercayaan Publik Jadi Kunci Suyudi
hendra·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan