Sembilan Pemain PSMS Medan Takluk di Tangan Bekasi City
PSMS Medan takluk 2-1 dari Bekasi City usai bermain dengan sembilan pemain di Purwakarta.
Nusantaraterkini.co, PURWAKARTA – Pertandingan lanjutan Championship Series antara FC Bekasi City menjamu PSMS Medan di Stadion Purnawarman, Sabtu (28/2/2026) malam. Laga yang berlangsung dalam intensitas sangat tinggi tersebut memaksa sang Ayam Kinantan pulang dengan tangan hampa setelah menyerah dengan skor tipis 2-1.
Pertemuan kedua tim ini bukan sekadar adu taktik di lapangan hijau, melainkan ujian mental yang sangat berat bagi tim tamu. Pasalnya, harus menyudahi pertandingan hanya dengan sembilan pemain akibat hujan kartu merah yang dikeluarkan oleh pengadil lapangan.
Sejak menit awal babak pertama, aroma persaingan panas sudah terasa di setiap sudut lapangan. Wasit harus bekerja ekstra keras karena kedua tim bermain sangat agresif dan cenderung kasar. Pemain PSMS Medan Ferdiansyah Z menjadi orang pertama yang masuk buku catatan wasit pada menit ke-14. Tidak lama kemudian, giliran pemain tuan rumah Syukron M dan Dimas R yang diganjar kartu kuning.
Menjelang turun minum, tensi semakin memuncak saat Saddam Hi Tenang juga menerima kartu kuning pada menit ke-44. Hingga peluit babak pertama berakhir, papan skor masih menunjukkan angka kacamata 0-0 meskipun kedua tim saling jual beli serangan yang membahayakan gawang lawan.
Memasuki babak kedua, petaka bagi PSMS Medan dimulai sangat cepat. Baru satu menit laga berjalan pasca jeda, lini pertahanan Ayam Kinantan kehilangan fokus. Penyerang Bekasi City R Ramadhan sukses memanfaatkan celah dan merobek jala gawang PSMS Medan pada menit ke-46 setelah menerima umpan matang dari E Ndouassel.
Tertinggal satu gol membuat para pemain PSMS Medan mulai terpancing emosinya. Puncaknya terjadi pada menit ke-61 ketika Ferdiansyah Z harus diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua. Keunggulan jumlah pemain ini dimanfaatkan dengan baik oleh tuan rumah untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0 melalui aksi Chan I pada menit ke-66 yang memanfaatkan umpan dari Renan.
Meski bermain dengan sepuluh orang, semangat juang PSMS Medan tidak padam begitu saja. Mereka terus menggempur pertahanan Bekasi City hingga akhirnya mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-81. Cadenazzi F yang maju sebagai eksekutor berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2-1.
Harapan untuk menyamakan skor sempat membuncah, namun mimpi buruk kembali datang di pengujung laga. Bek senior PSMS Medan Gutawa E menerima kartu merah langsung pada menit ke-89 akibat pelanggaran keras.
Bermain dengan sembilan orang di masa tambahan waktu sembilan menit membuat usaha PSMS Medan menyamakan kedudukan menjadi sangat sulit hingga peluit panjang berbunyi.
Berdasarkan statistik akhir, PSMS Medan sebenarnya tampil sangat dominan dalam urusan menciptakan peluang dengan total 8 tembakan ke arah gawang dibandingkan tuan rumah yang hanya mencatat 5 tembakan. Namun, buruknya kontrol emosi dan hilangnya dua pemain kunci menjadi faktor utama kegagalan mereka mencuri poin di Purwakarta.
Kekalahan ini menjadi evaluasi besar bagi manajemen PSMS Medan mengingat mereka harus kehilangan dua pilar pertahanan penting pada pertandingan berikutnya akibat sanksi kartu. Stadion Purnawarman pun menjadi saksi bisu betapa pahitnya perjuangan sembilan pemain Ayam Kinantan yang harus kandas di tanah Jawa.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
PERISTIWAPencarian Selesai, Korban Terakhir Banjir Bandang Solok Ditemukan Meninggal Dunia
Rozie Winata·20 menit yang lalu -
SUMSELUsut Kasus Karhutla, Polda Sumsel Naikkan Status 16 Korporasi ke Penyidikan
Herman Saleh Harahap·34 menit yang lalu -
NEWSLintas Generasi, Mayjen Yusri dan Brigjen Osmar Silaturahmi ke M Herindra
Herman Saleh Harahap·48 menit yang lalu -
RELIGIRico Waas Serahkan Rekomendasi Rumah Ibadah dan Minta Jaga Kerukunan
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
PENDIDIKANDishub Sumut Operasionalkan 33 Bus Perintis Gratis untuk Pelajar
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SUMATERA TERKINIMenaker Dukung Penciptaan Lapangan Kerja Sektor Perikanan
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SUMSELOperasi Sikat I Musi, Polda Sumsel Ungkap Puluhan Kasus Kejahatan
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
-
PENDIDIKANNono Sampono: Kampus Harus Jadi Ruang Tumbuh Generasi Masa Depan Indonesia
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NASIONALAnggota DPR Bantah Laporan BNPB Soal Karhutla Kalteng dan Kalbar Normal
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan