Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Rupiah Jebol Rp17.000 per Dolar AS di Awal Pekan, Harga Minyak Dunia Picu Tekanan Global

Rupiah dibuka melemah hingga Rp17.009 per dolar AS. Lonjakan harga minyak dunia di atas USD100 per barel memicu sentimen risk off di pasar global.

Seorang karyawan menghitung rupiah yang ditukarkan dengan dolar Amerika Serikat di salah satu money changer. (Foto: istimewa).
Seorang karyawan menghitung rupiah yang ditukarkan dengan dolar Amerika Serikat di salah satu money changer. (Foto: istimewa).
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – kembali mengalami tekanan pada pembukaan perdagangan awal pekan. Pada Senin (9/3/2026), rupiah dibuka melemah hingga menembus level Rp17.009 per dolar AS.

Posisi tersebut menunjukkan pelemahan sekitar 0,50 persen dibandingkan penutupan perdagangan pada Jumat (6/3/2026) yang berada di level Rp16.925 per dolar AS.

Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai pelemahan rupiah masih berpotensi berlanjut seiring memburuknya . Kondisi ini dipicu meningkatnya sikap hati-hati investor terhadap aset berisiko.

Menurut Lukman, lonjakan harga minyak mentah dunia yang kini telah melampaui USD100 per barel menjadi salah satu faktor utama yang menekan pasar keuangan global.

Kenaikan harga energi tersebut memicu kekhawatiran akan meningkatnya inflasi serta potensi perlambatan ekonomi di berbagai negara.

“Sentimen risk off di pasar global memburuk akibat lonjakan harga minyak mentah yang menembus USD100 per barel. Hal ini dikhawatirkan memberi dampak besar terhadap inflasi dan perekonomian global,” ujar Lukman, Senin (9/3/2026).

Di tengah kondisi tersebut, Lukman memperkirakan pergerakan rupiah masih akan berada dalam tekanan sepanjang perdagangan hari ini.

Ia memproyeksikan rupiah bergerak pada kisaran Rp16.850 hingga Rp17.000 per dolar AS.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait