Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Realisasi Anggaran MBG Capai Rp117 Triliun Usai Efesiensi, BGN: Setara 56 Persen

Realisasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencapai Rp117 triliun hingga Agustus 2026 atau sekitar 56 persen dari pagu Rp229 triliun.

Kepala BGN Sudaryono. (Foto: istimewa)
Kepala BGN Sudaryono. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, — () mencatat realisasi anggaran program () telah mencapai sekitar Rp117 triliun hingga Agustus 2026.

Kepala BGN mengatakan realisasi tersebut setara dengan sekitar 56 persen dari total pagu 2026 setelah dilakukan efisiensi menjadi Rp229 triliun.

“Rp117 triliun sudah kita salurkan. Per kemarin, kalau tidak salah, sudah 56 persen,” kata kepada wartawan di Kantor Pusat Kementerian Keuangan (Kemenkeu), , Jumat (28/8/2026).

Menurut Sudaryono, untuk menjalankan program MBG pada awalnya mencapai Rp268 triliun. Namun, setelah dilakukan penyisiran terhadap anggaran, pemerintah melakukan efisiensi sehingga pagu tersebut turun menjadi Rp229 triliun.

“Total anggarannya kalau tidak salah Rp229 triliun. Jadi dari Rp268 triliun kemudian kami sisir dan efisiensikan menjadi Rp229 triliun. Dari Rp229 triliun itu, terpakailah Rp117 triliun,” jelasnya.

Sudaryono juga memaparkan rencana " class="article-tag-link" rel="tag">anggaran BGN pada tahun depan yang diperkirakan mencapai sekitar Rp240 triliun.

Sebagian besar anggaran tersebut akan digunakan untuk menjalankan program dengan sasaran sekitar 72,1 juta penerima manfaat.

Dari total pagu tersebut, sekitar 97 persen atau Rp232,8 triliun dialokasikan untuk program MBG. Sementara itu, anggaran operasional hanya berada di kisaran 3 persen atau sekitar Rp7,2 triliun.

Sudaryono menjelaskan, anggaran operasional tersebut antara lain digunakan untuk kebutuhan pengawasan dan monitoring pelaksanaan program. Selain itu, dana tersebut mencakup pembayaran gaji kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi () yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Jumlah kepala SPPG yang mendapat gaji langsung dari BGN disebut mencapai lebih dari 30.000 orang.

“Untuk operasional BGN sendiri sebetulnya hanya sekitar 3 persen dari anggaran itu. Untuk fungsi pengawasan, monitoring, termasuk gaji kepala SPPG,” ujar Sudaryono.

Dengan alokasi tersebut, BGN memastikan porsi terbesar anggaran tetap diarahkan untuk pelaksanaan program MBG dan pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat yang menjadi sasaran program.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru