PT PP Sumut dan Tiongkok Sepakati Proyek Kesehatan dan Energi
PT PPSU dan Tiongkok sepakat bangun proyek kesehatan dan PLTS 300 MW di Sumut untuk mendorong investasi, energi hijau, dan layanan kesehatan.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA — PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU) resmi mengukuhkan kerja sama strategis dengan Kedutaan Besar Tiongkok melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Jakarta, Kamis (23/7/2026). Kemitraan internasional ini berfokus pada dua sektor vital, yakni penguatan infrastruktur kesehatan masyarakat melalui penyediaan 200 unit mesin cuci darah (hemodialisis) serta akselerasi transisi energi hijau lewat pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 300 megawatt di Sumatera Utara.
Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution mengatakan, MoU tersebut merupakan wujud kolaborasi dalam menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan di Sumut. Menurutnya, kerja sama ini menjadi langkah nyata untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
“Semoga kerja sama ini menjadi awal dari semakin banyak investasi yang hadir di Sumatera Utara, terbukanya lapangan kerja baru, serta terciptanya lebih banyak peluang yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” kata Bobby.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun, yang turut menyaksikan penandatanganan tersebut mengatakan Sumut merupakan salah satu daerah prioritas dalam koridor ekonomi Indonesia. Karena itu, ia mengajak para pelaku usaha Tiongkok untuk berinvestasi di Sumut.
“Beberapa proyek sudah berjalan di Sumut, tetapi kebanyakan masih dalam konteks government to government (G to G) atau BUMN ke BUMN. Kali ini kita beralih ke private to private melalui governance. Mudah-mudahan ini awal yang baik dalam membuka peluang investasi,” ujar Djauhari.
Ia juga mengungkapkan, dalam waktu dekat akan digelar forum khusus mengenai Sumut di Tiongkok. Forum serupa sebelumnya telah dilaksanakan untuk beberapa provinsi di Indonesia dengan hasil yang positif.
“Semoga ini menjadi awal dari kerja sama yang semakin besar antara Provinsi Sumatera Utara dan Tiongkok,” katanya.
Direktur Utama PT PPSU Ferry Indra mengatakan perusahaannya telah bertransformasi melalui investasi strategis dan berkomitmen menciptakan nilai tambah secara profesional serta transparan.
“Inisiatif kesehatan dan energi berkelanjutan menjadi peluang untuk bisa melanjutkan kerja sama yang baik. MoU hari ini juga menghasilkan international economic partnership,” kata Ferry.
Sementara itu, perwakilan PT CNEC Engineering Indonesia, Xu Qifei, mengatakan penandatanganan MoU tersebut merupakan upaya memperkuat berbagai potensi agar masuk dalam peta kerja sama strategis Indonesia-Tiongkok.
"Melalui Indonesia-China Partnership Forum, akan terbuka peluang investasi dan kerja sama yang memberikan dampak langsung bagi," sebutnya.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
-
EKONOMITiga Perusahaan Otomotif Mengakui Dugaan Diskriminasi KPPU
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
KESEHATANKampanye Germas Ceria, Kahiyang Ajak Siswa Hidup Sehat
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
KRIMINALPolda Sumsel Tangkap Tersangka Pembobol Rumah Guru Agama
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
-
KOTA MEDANPemko Medan Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Sumatera
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
SUMUTPemprov Sumut Kebut Pembangunan Infrastruktur dan Realisasi APBD 2026
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
KESEHATANRico Waas Tegaskan Pembangunan Puskesmas Tuntungan Harus Rampung Tepat Waktu
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
KRIMINALKasus Penganiayaan Tokoh Pers di Sidimpuan: Polisi Reka 30 Adegan
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan