Program Pemenuhan Gizi di SD 064967: Harapan untuk Keberlanjutan demi Siswa dari Keluarga tak Mampu
Program Pemenuhan Gizi di SD 064967: Harapan untuk Keberlanjutan demi Siswa dari Keluarga tak Mampu
Nusantaraterkini.co, Medan – Program Pemenuhan Gizi dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di SD 064967 membawa manfaat besar bagi siswa, khususnya dari kalangan keluarga kurang mampu. Kepala SD 064967, Nurhadiwati Lubis, S.Pd., mengapresiasi program ini dan berharap agar dapat terus berjalan serta mencakup kebutuhan guru yang turut mendampingi siswa.
“Program ini sangat bermanfaat, terutama untuk siswa dari keluarga tidak mampu. Banyak siswa kami yang kurang asupan gizi di rumah, terutama makan sayur. Dengan adanya program ini, mereka mendapat nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang mereka,” ungkap Nurhadiwati.
Nurhadiwati juga menilai bahwa kegiatan seperti ini harus terus berlanjut dan bahkan ditingkatkan.
“Saya sangat mendukung program ini. Kalau bisa, jangan berhenti di tengah jalan. Saya juga berharap ke depannya porsi untuk guru dapat dipertimbangkan, karena mereka juga berperan aktif mendampingi siswa dalam kegiatan ini,” tambahnya.
Distribusi makanan dilakukan secara bertahap, dengan kelas 1 hingga 3 menerima pada pukul 09.00, dan kelas 4 hingga 6 pada pukul 11.00. Menu yang disediakan terdiri dari buncis dengan wortel, ayam semur, semangka, susu, dan air mineral. Porsi makanan dinilai cukup besar dan sesuai dengan kebutuhan siswa.
Selain memberikan nutrisi yang baik, program ini juga diharapkan dapat mengedukasi siswa tentang pentingnya makanan sehat.
“Semoga kedepannya siswa bisa belajar mengenali makanan yang sehat dan menyampaikan hal ini kepada orang tua mereka di rumah,” kata Nurhadiwati.
Dari total 22 siswa di satu kelas, sebanyak 13 siswa diketahui tidak sarapan sebelum datang ke sekolah.
Hal ini menunjukkan pentingnya program pemenuhan gizi ini. Linus dan Rifan, dua siswa kelas 5, mengungkapkan bahwa makanan yang mereka terima sangat enak.
“Makanannya enak dan pas,” ujar mereka.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung hingga 18 Januari 2025, dengan dukungan dari Badan Gizi Nasional dan Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang). Sebanyak 185 siswa dari seluruh kelas sudah mendapatkan manfaat dari program ini.
(Cw9/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
PERISTIWATragis! Pria 64 Tahun Tewas Tertabrak Kereta di Kertapati Palembang
Rozie Winata·10 menit yang lalu -
EKONOMIReshuffle Kabinet Jadi Bayang-Bayang IHSG, Simak Proyeksi dan Rekomendasi Saham Hari Ini
hendra·21 menit yang lalu -
INTERNASIONALPutra Mahkota Arab Saudi: Dunia Hadapi Krisis Energi di Tengah Ketidakpastian Global
Rozie Winata·36 menit yang lalu -
SEPAKBOLAOle Romeny Ungkap Duel Kontra Bangladesh Jadi Laga Paling Emosional Sepanjang Kariernya
Rozie Winata·45 menit yang lalu -
-
KESEHATANRSU Haji Medan Tegaskan Komitmen Tanpa Diskriminasi: Pasien BPJS dan Umum Dilayani Setara
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NASIONALSarmuji Jadi Menteri Perindustrian, Eva Monalisa: Program Strategis Harus Dikebut, Jangan Terputus
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
KOTA MEDANKomda Sumut-NAD PMKRI : Informasi Tuan Rumah Rakernas PMKRI di Cabang Medan Pembohongan Publik
Fadli Tara·9 jam yang lalu -
ENTERTAIMENTNonton Perdana 'Jamin Setia Selamanya', Rico Waas Apresiasi Djamin Ginting
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
KESEHATANKasus Influenza A Naik, Dinkes Medan Siagakan Faskes
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan