Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Pria di Medan Ditembak OTK Saat Pasang CCTV Gudang, Diduga Pelaku Naik Avanza Silver

Seorang pria bernama Fandi Hutajulu (32), warga Jalan Pancing IV, Lingkungan V, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, menjadi korban penembakan

Fadli Hutajulu (32) korban penembakan OTK saat tengah berada di ruang perawatan RSUD H.Adam Malik, Sabtu (18/10/2025) sore. (Foto : Muhammad Alfi/Nusantaraterkini.co)
Fadli Hutajulu (32) korban penembakan OTK saat tengah berada di ruang perawatan RSUD H.Adam Malik, Sabtu (18/10/2025) sore. (Foto : Muhammad Alfi/Nusantaraterkini.co)
A A

nusantaraterkini.co, MEDAN – Seorang pria bernama Fandi Hutajulu (32), warga Jalan Pancing IV, Lingkungan V, Kelurahan Besar, Kecamatan , menjadi orang tak dikenal (). Insiden tersebut terjadi saat dirinya tengah memasang kamera di sebuah gudang di kawasan Jalan Pelabuhan Raya Belawan II, Kecamatan Medan Belawan, Sabtu (11/10/2025) malam.

Akibat peristiwa itu, Fandi mengalami luka tembak di bagian dada dan kini menjalani perawatan intensif di RSUD H. Adam Malik Medan.

Kepada wartawan, Fandi menceritakan detik-detik kejadian yang hampir merenggut nyawanya. Ia mengaku mendapat telepon dari temannya bernama Chandra yang meminta bantuan untuk memasang di gudang miliknya.

"Awalnya kawan saya, Chandra, menelepon untuk minta bantu pasang CCTV di gudang. Waktu itu dia masih di mal, jadi saya diminta berangkat duluan ke lokasi. Tapi begitu sampai, ternyata tidak ada orang di sana,” ujarnya, Sabtu (18/10/2025) sore.

Karena hujan deras, Fandi sempat menunda pekerjaan dan pulang ke rumah. Sekitar pukul 21.00 WIB, ia kembali mendapat kabar bahwa Chandra sudah tiba di gudang. Ia pun bergegas ke lokasi untuk melanjutkan pemasangan CCTV.

Namun, saat tengah bekerja, tiba-tiba Fandi merasakan nyeri hebat di dada. Saat diperiksa, darah sudah mengucur dari lukanya.

“Saya langsung bilang ke Chandra, kok dada saya sakit. Pas saya lihat, ternyata saya kena tembak,” ungkapnya.

Fandi tak sempat melihat siapa pelaku penembakan itu. Meski begitu, seorang rekannya sempat menyaksikan mobil Toyota Avanza berwarna silver di sekitar lokasi kejadian.

"Teman saya melihat ada orang di dalam mobil , tangannya seperti memasukkan sesuatu ke dalam mobil setelah terdengar suara tembakan. Lalu mobil itu langsung kabur,” tambahnya.

Atas kejadian itu, Syamsiah, istri korban, melaporkan kasus tersebut ke dengan nomor laporan STTLP/810/X/2025/SPKT/POLRES PELABUHAN BELAWAN/POLDA SUMUT.

Sementara itu, Plt Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Wahyudi Rahman saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut.

“Masih dalam proses penyelidikan,” singkatnya melalui pesan WhatsApp.

Hingga kini, polisi masih berupaya mengungkap pelaku dan motif di balik itu.

(Cw4/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru