Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Dua Komplotan Bobol Grosir di Medan Area Ditangkap, Satu Lagi Masih Buron

Polsek Medan Area menangkap Dedi dan Alung terkait pembobolan toko grosir di Jalan AR Hakim. Ibnu masih buron setelah rokok dan uang dicuri.

Rekaman CCTV saat Dedi dkk bobol toko, Senin (31/8/2026).(foto: istimewa)
Rekaman CCTV saat Dedi dkk bobol toko, Senin (31/8/2026).(foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co - dan sudah masuk sel. Sementara masih jadi buruan polisi. Ketiganya disebut terlibat dalam grosir di , , yang membuat puluhan slop rokok dengan total Rp10 juta raib. Ditambah lagi, ketiganya berhasil membawa kabur uang tunai senilai Rp3 juta.

Aksi pencurian itu dilakukan pada Senin (31/8/2026) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Dedi dan kawan-kawannya beraksi menutupi wajahnya dengan kaos. Meski sudah macam ninja, jejak mereka terekam kamera hingga polisi akhirnya berhasil menangkap Dedi dan Alung. 

Kanit Reskrim mengungkap pencurian dari beberapa pengumpulan alat bukti, salah satunya rekaman CCTV toko. Dua hari setelah kejadian atau tepatnya (2/9/2026), polisi mendapat informasi keberadaan Dedi. Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Medan Area kemudian bergerak ke sebuah di , Kelurahan , Kecamatan Medan Area menemukan Dedi sedang tertidur di dalam rumah kosong. Sekitar pukul 15.30 WIB, di hari yang sama polisi menemukan Alung di sebuah rumah kosong di kawasan Jalan AR Hakim/Jalan Langgar, , Kelurahan .

"Dalam pemeriksaan, Dedi mengaku masuk ke dalam toko melalui . Ia memanjat tembok belakang ruko setinggi sekitar dua meter dengan cara menggunakan . Sementara Alung bertugas menahan tangga," ungkap Kanit Khairul Fajri, Minggu (6/9/2026).

menyatroni toko dibantu . Mulai dari uang tunai pecahan yang totalnya sekitar Rp3 juta. Barang-barang hasil jarahan kemudian dilempar ke bawah untuk ditampung menggunakan goni.

Rokok hasil curian itu kemudian dijual hingga laku Rp10 juta. Rokok yang digasak memang bukan yang murah-murah saja. Ada , , , , , , , hingga .

"Dedi dan Alung sudah kita amankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," pungkasnya.

(Ton/)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru