Prabowo: Kritik Boleh, Fitnah Tidak Bagus di Agama Manapun
Prabowo: Kritik Boleh, Fitnah Tidak Bagus di Agama Manapun
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah terbuka terhadap kritik konstruktif. Namun, ia mengingatkan agar kritik tidak berujung menjadi fitnah, karena perbuatan tersebut dilarang oleh semua agama.
“Silakan koreksi, silakan kritik, bagus. Tapi fitnah itu tidak bagus. Semua agama tidak mengizinkan fitnah, saya yakin di agama Kristen begitu juga,” ujar Prabowo, Selasa (6/1/2026).
Baca Juga : LBH Medan: Pernyataan Prabowo tak Konsisten Hambat Pemulihan Bencana Sumatera
Prabowo menyampaikan hal tersebut sebagai respons atas dinamika yang berkembang belakangan ini, terutama di ranah media sosial. Ia menilai media sosial sejatinya memiliki dampak positif, namun tidak jarang dimanfaatkan untuk menggiring opini publik tanpa dtanpa bisa dibuktikan kebenarannya. Hal itu, lanjutnya, justru hanya memicu kegaduhan.
Melihat situasi tersebut, ia kembali mengingatkan bahwa kebohongan yang menimbulkan perpecahan, kecurigaan, dan kebencian bisa merusak Indonesia sebagai bangsa yang besar.
“Banyak pakar itu bicara asal bicara. Jadi saya lihat ada pakar-pakar yang selalu mengerti pikiran Prabowo Subianto. Kadang-kadang kalau saya mau cek kira-kira apa yang dipikirkan Prabowo Subianto, saya cari podcast,” kelakarnya.
Baca Juga : Prabowo Tegaskan Pemerintah Terbuka Terima Bantuan Publik untuk Pemulihan Bencana Sumatera
Kendati demikian, Prabowo menegaskan bahwa dirinya memilih untuk memaafkan pihak-pihak tersebut karena lebih mengutamakan persatuan dibandingkan perpecahan. Ia pun merujuk pada ajaran dalam Alkitab yang menekankan pentingnya sikap saling mengampuni.
“Di ajaran Nasrani harus memaafkan. Forgive us our trespasses as we forgive those who trespass against us. Jadi saya sebenernya selalu ingin cari kebaikan daripada ketidakbaikan, saya ingin persatuan daripada perpecahan,” pungkasnya.
(cw1/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSDugaan Pelecehan Seksual di UGM Mencuat, Habib Syarief Minta Tindakan Tegas Jika Terbukti
hendra·4 menit yang lalu -
-
SUMSELDinkes Sumsel Catat 29.969 Kasus ISPA Akibat Dampak Kabut Asap Karhutla hingga September 2026
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSDugaan Mafia Tanah di Sulteng Diadukan ke Komisi III DPR, Kuasa Hukum Soroti SP3 Polda
hendra·2 jam yang lalu -
KRIMINALSidang Kasus PNBP Pelabuhan Belawan, JPU Dalami Prosedur Pemanduan dan Navigasi Kapal
hendra·2 jam yang lalu -
PENDIDIKANMulai Oktober, Siswa SMA/SMK Bermasalah Bakal Dibina di Barak Kopassus
hendra·3 jam yang lalu -
PERISTIWADua Pemuda Tewas di Kontrakan, Polisi Temukan Bau Gas Menyengat dan Kompor Masih Menyala
hendra·3 jam yang lalu -
NASIONALDPD dan TNI Dorong Karya Bakti di Bengkulu, 580 Titik Pembangunan Disiapkan
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
KRIMINALMelawan Petugas, Dua Terduga Pelaku Curanmor di Binjai Kota Ditembak Polisi
hendra·4 jam yang lalu -
KRIMINALLBH Pandawa Khatulistiwa Desak Penegak Hukum Usut Dugaan Aliran Emas Papua di Samarinda
Rozie Winata·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan