Prabowo Diyakini Konsisten Lindungi Industri Rokok
Saya berpandangan presiden Prabowo Subianto tetap harus melindungi Industri dalam negeri yang sudah existing dan sudah terbukti memberi kontribusi
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Anggota DPR RI Firman Soebagyo menyakini jika Presiden terpilih Prabowo Subianto masih tetap konsisten untuk melindungi industri rokok yang dinilai sudah memberikan kontribusi besar bagi bangsa ini.
Hal ini disampaikan Firman menyikapi pandangan bagaimana prospek industri rokok di masa Pemerintahan Prabowo.
"Saya berpandangan bahwa presiden Prabowo Subianto tetap harus melindungi Industri dalam negeri yang sudah existing dan sudah terbukti memberi kontribusi terhadap penerimaan negara tapa memandang apa itu Industrianya apalagi Industri Hasil Tembakau (IHT) yang sudah jelas kontribusi cukai tahun 2023 saja mencapai 220 Triliun lebih belum dari sisi pajak dan penyerapan tenaga kerjanya," katanya, Sabtu (15/6/2024).
Disisi lain, demi melindungi existing industri tersebut, Prabowo menurut politikus Golkar ini harus bisa menempatkan figur pembantunya yang bisa membantunya meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan rakyatnya khususnya bagi petani tembaku dan lainnya.
"Serta berpihak kepada kepentingan dalam negeri dan tetap menjaga kedaulatan negara dalam bingkai NKRI yang dalam melaksanakan tugas sebagai menteri tidak boleh diintervensi atau mengedepankan kepentingan asing seperti kebijakan Industri tembakau dan kesehatan juga Perdagangan apalagi Prabowo adalah background TNI nasionalisme dan partiotriotismenya jelas tidak bisa diragukan dan saya yakin 'merah putih tetap berkibar dengan tegak' itu pasti. Dan itu tidak perlu diragukan lagi," jelasnya.
Oleh karena itu, Firman menyakini Prabowo sebagai Presiden mendatang pasti bisa membangun hubungan yang baik dengan pelaku industri nasional termasuk rokok.
Karena dengan adanya komunikasi yang baik bisa menjadi sumber ekonomi berguna. Pasalnya, pendapatan negara tidak hanya bersumber dari APBN saja melainkan dari setiap investasi dan peran aktif swasta termasuk industri rokok.
"Jadi peran swasta juga menjadi sangat penting dan strategis dalam pembangunan nasional, apalagi pengusaha nasional membangun komunikasi dan kerja sama pembangunan itu penting. Presiden negara manapun pasti akan melakukan itu," tegasnya.
(cw1/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
POLITIKDPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Ketenagakerjaan ke Paripurna
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
-
EKONOMIStabilitas Sektor Jasa Keuangan Indonesia Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
SEPAKBOLAPresiden FIFA Temui Prabowo di Istana, Puji Indonesia Tuan Rumah Luar Biasa
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
NEWS VIDEOPemerintah Daerah Angkat Bicara Soal Isu Kematian Driver Ojol yang Diduga Terdampak ISPA
Fadli Tara·3 jam yang lalu -
KOTA MEDANRico Waas Pantau Rehabilitasi 111 Rumah Tidak Layak Huni
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
KRIMINALSidang Korupsi BRI Kisaran, Ahli: Korupsi Bukan Sekadar Kredit Macet
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
POLITIKSampaikan Catatan, DPRD Medan Tegaskan APBD Harus Kembali ke Rakyat
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
KRIMINALPledoi Korupsi Internet Diskominfo Tebingtinggi, PH Terdakwa Sebut Terima Uang Maintenance
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
SUMSELDinkes Sumsel Siagakan 350 Puskesmas dan Posko Layanan Antisipasi ISPA
Herman Saleh Harahap·5 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan