Polrestabes Medan Diminta Bertindak Cepat soal Tembok Gereja IRC Dihancurkan Oknum Suruhan Mantan Bendahara
Tiga kali mereka rusak dinding tembok Gereja IRC kami, 2018, 2020, dan yang terakhir tahun 2025 pada tanggal 25 April
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Dinding tembok Gereja IRC yang beralamat di Jalan Setia Budi Gang Rahmat no 7, dihancurkan hingga tiga kali oleh oknum suruhan mantan bendahara gereja tersebut, MR, dan suaminya G.
Sekjen Indonesia Revival Church (IRC) Sumut, Marihot Silaen mengatakan oknum suami istri yang diduga melakukan perusakan tembok seperti kebal hukum.
"Tiga kali mereka rusak dinding tembok Gereja IRC, tahun 2018, 2020, dan yang terakhir tahun 2025 pada tanggal 25 April. Ada tiga pelaku kami tangkap pada saat itu dan kami serahkan ke Polrestabes Medan," ucapnya saat ditemui di Sun Plaza Medan, Kamis (5/6/2025) malam.
Marihot berharap Polrestabes Medan sigap dalam menjalankan aturan hukum.
"Setelah kami serahkan pelaku penghancuran, beberapa selang waktu kemudian pelaku dilepas. Apakah mereka kebal hukum? kami minta percepat kasus ini, kami sangat mohon kepada Polrestabes Medan agar menangkap otak pelaku yang diduga suami dan istri itu beserta tiga pelaku yang kami serahkan," tegasnya.
Ia meminta kepada Polrestabes Medan agar mempercepat proses hukum kasus tersebut.
"Kami sangat meminta kepada Polrestabes Medan agar cepat menangani kasus ini, ini rumah Tuhan yang mereka hancurkan, jadi kami semua pihak IRC dan jemaat meminta percepat kasus yang sudah berjalan hingga satu bulan, karena kami butuh kepastian hukum agar kami merasa aman," tukasnya.
Senada, Pastor IRC Ardinasari Nainggolan membenarkan pada penghancuran tembok yang ketiga mereka menangkap pelaku.
"Kami menangkap tiga pelaku penghancuran dan kami langsung serahkan ke kepolisian, namun tidak lama pelaku itu sudah dilepaskan," ucapnya kesal.
Ia meminta kepada kepolisian agar menuntaskan segera kasus tersebut dan menahan pelakunya.
"Kami mohon agar dipercepat kasus penghancuran tembok, negara kita negara hukum dan kita harus menjunjung tinggi akan hal itu, dan ini harga mati buat kita," tegasnya.
Dia memastikan tiga pelaku yang sempat mereka tangkap merupakan suruhan MR dan suaminya G.
"Tiga pelaku yang kami tangkap ini merupakan suruhan, dan otak pelakunya kami duga dan sudah menjadi rahasia umum adalah si G yaitu suami dari MR mantan bendahara Gereja IRC. Kami mohon segera dituntaskan dan ditangkap," pungkasnya.
(cw2/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALPolda Sumut Ringkus 44 Tersangka Kasus Curas dan Curat
Herman Saleh Harahap·12 menit yang lalu -
-
RELIGIIbadah Minggu Keluarga HKBP Pasar Melintang Berlangsung Khidmat, Persembahan Pujian Wijk 2 Pererat Persekutuan
hendra·1 jam yang lalu -
NASIONAL480 SPPG Baru Resmi Beroperasi, Total Dapur MBG di Indonesia Tembus 27.022 Unit
hendra·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHerman Deru Siap Cabut Izin Usaha Perusahaan yang Abai Terhadap Penanganan Karhutla
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
KOTA MEDANWali Kota Medan Dorong Al Washliyah Perkuat Pembinaan Generasi Muda
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
-
-
-
Semua berita sudah ditampilkan