Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Polres Simalungun Tangkap 3 Tersangka Narkoba dalam Tempo Sehari

Meski sedang dalam bulan puasa dan dengan jumlah personel yang terbatas, tiga tersangka narkoba berhasil ditangkap.

Ketiga tersangka di Satres Narkoba Polres Simalungun. (Foto: dok Humas Polres Simalungun)
Ketiga tersangka di Satres Narkoba Polres Simalungun. (Foto: dok Humas Polres Simalungun)
A A

, SIMALUNGUN - Personel Satres Narkoba berhasil mengungkap dua kasus peredaran narkoba dalam satu hari di dua lokasi berbeda.

Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, meski sedang dalam bulan puasa dan dengan jumlah personel yang terbatas, tiga berhasil ditangkap.

pertama, jelasnya, terjadi di wilayah hukum Polsek Tanah Jawa pada Senin (2/2/2025) pukul 18.30 WIB. Berbekal informasi masyarakat yang melaporkan sering terjadinya transaksi narkotika di samping sebuah rumah di Perumnas Tanah Jawa, Nagori Tanjung Pasir, Kecamatan Tanah Jawa, petugas Sat Narkoba Polres Simalungun segera melakukan penyelidikan dan pengintaian.

Baca Juga: Kapolres Ngada AKBP Fajar Widyadharma Ditangkap, Diduga Terlibat Kasus Narkoba dan Asusila

Di lokasi, petugas melihat seorang laki-laki yang mencurigakan sedang duduk di teras samping rumah. Saat diamankan, pria itu mengaku bernama Reno Ryaldo Nasution (21), seorang pemuda yang tidak memiliki pekerjaan tetap. Setelah dilakukan penggeledahan, petugas menemukan 1,25 gram , dua alat hisap sabu (bong), dua kaca pirex, buku catatan hasil penjualan, serta dua unit ponsel Android.

Saat diinterogasi, Reno mengaku mendapatkan dari seorang pria bernama Valentino Rossi Siregar (24), seorang wiraswasta yang berdomisili di Simpang SMA Negeri 1, Nagori Balimbingan, Kecamatan Tanah Jawa.

Berdasarkan keterangan itu, petugas langsung melakukan pengembangan dan berhasil menangkap Valentino di depan rumahnya. Saat diperiksa, Valentino mengaku mendapatkan sabu dari seseorang bernama Rikki, yang berada di Pekan Tanah Jawa. Saat ini, polisi masih memburu Rikki yang diduga sebagai pemasok barang haram tersebut.

kedua terjadi di wilayah Rambung Merah pada hari yang sama, pukul 23.30 WIB. Berdasarkan laporan masyarakat tentang adanya transaksi narkotika yang sering terjadi di depan sebuah warung di Jalan Mawar Ujung, Nagori Pematang Simalungun, Kecamatan Siantar, petugas Sat Narkoba kembali melakukan penyelidikan dan pengintaian.

Saat tiba di lokasi, petugas mendapati seorang pria sedang duduk di depan warung tersebut. Pria itu langsung diamankan dan mengaku bernama Muhammad Suriadi alias Sontong (35), seorang wiraswasta yang berdomisili di Jalan Cempaka, Nagori Rambung Merah, Kecamatan Siantar.

Setelah dilakukan penggeledahan, petugas menemukan 3,20 gram sabu, satu unit ponsel Android, uang tunai Rp 139.000, serta satu lembar tisu yang digunakan untuk membungkus sabu.

Saat diinterogasi, Muhammad Suriadi enggan mengungkap asal-usul sabu yang dimilikinya. Namun, petugas masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan pemasok narkotika tersebut.

Baca Juga: Polda Riau Gagalkan Pengiriman 1 Kg Sabu ke Kota Padang, Amankan Satu Pelaku

Kasat Narkoba , AKP Henry Salamat Sirait menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan upaya maksimal dalam pemberantasan narkoba.

"Kami berkomitmen untuk memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama dengan pihak kepolisian dengan memberikan informasi yang akurat terkait peredaran narkoba di lingkungan sekitar," ujarnya, Selasa (4/3/2025).

Ia menambahkan, bahwa setelah dilakukan pendalaman, tersangka Muhammad Suriadi ternyata merupakan bawahan dari tersangka Yardiansyah Silitonga, yang telah diamankan pada 3 Februari 2025 dengan barang bukti 8 gram sabu.

"Selanjutnya, kami akan mengembangkan jaringan Yardiansyah Silitonga ini untuk menangkap pemasok yang lebih besar," tegasnya.

Karena itu, melalui penangkapan ini, Polres Simalungun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berpartisipasi dalam upaya pemberantasan narkoba dengan melaporkan segala bentuk aktivitas yang mencurigakan.

"Bersama kita perangi narkoba, demi masa depan yang lebih baik," tandasnya.

(Akb/)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru